04 October 2021, 13:28 WIB

Dua RS Lapangan Zero Pasien Covid-19


Faishol Taselan | Nusantara

DUA Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) baik di Surabaya maupun Bangkalan dipastikan zero pasien Covid-19. Meski zero pasien kedua rumah sakit masih tetap disiagakan. Dua RSDL yang zero pasien adalah, RSDL Indrapura dan RSDL Bangkalan. 
Keduanya praktis tiadak ada pasien yang dirawat karena Covid-19.

"Ini luar biasa, kali pertama tidak ada pasien," kata Sekdprov Jatim Heri Tjahjono, Senin (4/10).

Baca juga: Operasi Pengejaran DPO Teroris Poso Diperpanjang

Meski zero pasien, pihaknya tetap menyipapkan rumah sakit tersebut untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan pasien sewaktu waktu, atau masih menerima pasien bergejala ringan. Karena itu, semua petugas medis baik dokter maupun perawatan diminta 
tetap siaga.

"Mereka harus siaga penuh, untuk menerima pasien bila seaktu waktu ada yang harus dirawat," ujarnya.

Sebelmnya, untuk pertama kalinya Rumah Sakit Darurat Lapangan di Bangkalan nol pasien Covid-19. Terakhir enam pasien sudah negatif hasil swab PCR-nya dan telah dipulangkan akhir pekan lalu.

"Alhamdulillah, ini luar biasa untuk pertama kalinya tidak ada pasien yang masuk lagi di RSDL Bangkalan," kata dokter umum yang bertugas di RSDL Bangkalan Dr. Yussika Fernanda di Surabaya, kemarin.

Kondisi BOR di RSD Lapangan Bangkalan menyentuh angka nol persen, yang artinya tidak ada pasien yang sedang dirawat.

"Bahagia melihat kondisi saat ini, mudah-mudahan momentum ini menjadi titik terang berakhirnya Pandemi Covid-19 di Indonesia," ujarnya.

Tiga bulan para nakes dan relawan bertugas di Bangkalan, cukup terkesan dan bangga dengan pengalaman menangani pasien covid-19 dan bisa menyelelesaikan dengan baik pada wisuda enam pasien terakhir. Dengan nol pasien, kondisi ini memberikan kesempatan semua personel RSDLB untuk relaksasi, rehat sejenak dan mempersiapkan diri untuk refresh kembali. Juga update dan kembali meningkatkan kapasitas sesuai profesi dan bidang masing-masing.

Sarana dan prasarna juga diperiksa kembali, serta dilakukan pembenahan dan perbaikan semua sarana dan prasana penunjang layanan dan perawatan pasien.

"Kita berharap tidak ada lagi pasien yang masuk, sehingga pandemi bisa selesai dan semua proses kehidupan bermasyarakat dan berbangsa kembali seperti sedia kala, seperti sebelum pandemi melanda," ujarnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat agar tidak kendur dalam masa relaksasi ini untuk tetap menjalankan protokol kesehatan 6M.

"Kepada masyarakat diharapkan kita tetap waspada, jangan lengah menerapkan prokes," ungkapnya.(OL-6)

BERITA TERKAIT