01 October 2021, 17:25 WIB

Buru Sisa Anggota MIT, Operasi Madago Raya Diperpanjang


Mitha Meinansi | Nusantara

OPERASI pengejaran anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah, Operasi Madago Raya, diperpanjang hingga akhir Desember 2021 setelah dinyatakan selesai pada akhir September 2021. Dengan perpanjangan tersebut, operasi kini telah memasuki tahap keempat.

"Sebagaimana diketahui operasi dilaksanakan setiap tiga bulan," ujar  Kasatgas Humas Operasi Madago Raya, Kombes Didik Supranoto, Jumat (1/10).

Menurut Didik, perpanjangan operasi ini dimulai sejak 1 Oktober hingga akhir Desember 2021. Dalam operasi ini tidak ada penambahan personel dari TNI maupun Polri.

"Belum ada penambahan personel. Saat ini, personel yang terlibat dalam Operasi Madago Raya sekitar 1.500 orang," tutur Didik.

Tim Satgas Madago Raya yang terbagi beberapa kelompok masih terus  melakukan tugas dan fungsinya menanggulangi permasalahan terorisme yang terjadi di wilayah Poso, Parigi Moutong dan Sigi, Sulawesi Tengah.

Masing-masing tim tetap melakukan kegiatan sesuai dengan tugasnya. Tim Kejar melakukan pengejaran terhadap sisa DPO teroris yang masih ada di pegunungan. Tim Sekat, melakukan penyekatan agar mereka tidak bisaturun dan simpatisan tidak bisa naik memberikan bantuan. Serta tim lain memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan ajakan untuk melakukan tindak radikalisme.

Saat ini, tersisa empat orang anggota MIT Poso pascatewasnya Ali Kalora dan Jaka Ramadhan beberapa waktu lalu. Mereka adalah Askar alias Jaid alias Pak Guru, Muhklas alias Galuh alias Nae, Ahmad Gazali  alias Ahmad Panjang, dan Suhardin alias Hasan Pranata. Mereka diimbau  untuk menyerahkan diri. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT