30 September 2021, 17:27 WIB

Harga Sawit di Sumut Dekati Rekor Tertinggi


Yoseph Pencawan | Nusantara

HARGA tandan buah segar kelapa sawit di provinsi Sumatera Utara pada pekan ini mendekati rekor tertinggi yang sempat disentuh pada akhir Juli 2021, dengan angka mencapai Rp2.600 per kg. Harga tandan buah segar (TBS) tertinggi berada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dalam dua pekan, harga TBS di Madina mengalami kenaikan sebesar Rp600 per kg.

"Harga TBS di Sumut pekan ini mencapai level Rp2.600 per kg," ungkap Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut Gus Dalhari Harahap, Kamis (30/9).

Dari 15 daerah penghasil sawit di Sumut, Madina menjadi yang tertinggi memiliki harga TBS. Pada pekan lalu, harga masih di level Rp2.300 per kg, tetapi pada pekan ini sudah menyentuh Rp2.600 per kg. Itu artinya terjadi kenaikan harga TBS sebesar Rp300 dalam sepekan. Meski secara umum harga TBS di Sumut berada pada rentang level Rp2.050 hingga Rp2.600 per kg.

Dengan perincian, harga TBS di Langkat sebesar Rp2.200 per kg, Deliserdang Rp2.100 per kg, Serdangbedagai Rp2.320 per kg, Simalungun Rp2.280 per kg, Batubara Rp2.050 per kg, Asahan Rp2.100 per kg, Labuhanbatu Utara Rp2.170 per kg dan Labuhanbatu Rp2.250 per kg.

Kemudian Labuhanbatu Selatan Rp2.230 per kg, Padanglawas Utara Rp2.130 per kg, Padanglawas Selatan Rp2.380 per kg, Tapanuli Selatan Rp2.100 per kg, Tapanuli Tengah Rp2.150 per kg, Pakpak Bharat Rp2.150 per kg dan Madina Rp 2.600 per kg.

Dari catatan, capaian harga TBS di Madina tersebut mendekati rekor tertinggi yang sempat disentuh pada akhir Juli 202 dengan angka Rp2.626 per kg.

Pokja Teknis Tim Rumus Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Provinsi Sumut mencatat harga pada akhir Juli itu menjadi yang tertinggi sepanjang tahun ini, bahkan dalam empat tahun terakhir.

Menurut Dalhari Harahap, kenaikan harga TBS di Sumut pada pekan ini banyak dipengaruhi harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO).

"Meski (harga CPO) sempat turun tajam pada perdagangan, tetapi karena
tekanan ambil untung (profit taking), masih membukukan kenaikan 1,2% secara mingguan," terangnya.

Karena itu, dalam sebulan terakhir harga CPO masih mampu naik hingga
sekitar 3,01%. Dan kenaikan itu menjadi acuan harga TBS.

Meski berbeda dari harga penetapan provinsi yang lebih rendah Rp200 per kg, tetapi kondisi ini sudah disambut positif para petani sawit di Sumut. (OL-15)

BERITA TERKAIT