29 September 2021, 13:50 WIB

Orangtua Siswa SMP Negeri 05 Ambarawa Dibebani Pungutan yang Disertai Ancaman


Akhmad Safuan | Nusantara


PUNGUTAN terhadap orangtua siswa kembali terjadi di SMP Negeri 05
Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Dengan dalih pengajuan dana
pembangunan sekolah tidak disetujui, Ketua Komite Sekolah mengeluarkan ancaman.

"Saya sebagai ketua komite akan menyurati SMA dan SMK di Ambarawa ini untuk menolak siswa dari SMP negeri 05 Ambarawa, jika ada orangtua siswa yang memprotes pungutan yang dibebankan," kata Ketua Komite SMP Negeri 05 Ambarawa Pracoyo Haryono, Rabu (29/9).

Orangtua siswa SMP Negeri 05 Ambarawa Dewi Kartikasari mengatakan pungutan dibebankan kepada siswa untuk pembangunan sekolah sebesar Rp250 ribu per siswa. Dana yang terkumpul dari siswa kelas VI-IX diperkirakan senilai Rp92 juta.

Mengutip keterangan dari sekolah, Dewi menyatakan proposal pembangunan sudah diajukan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang, namun hingga saat ini belum disetujui.

"Yang membuat kami resah karena pakai ancaman segala," imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang Sukaton secara terpisah mengaku belum mengetahui adanya pungutan itu. Dia juga belum mendapat informasi soal pengajuan dana pembangunan dari sekolah tersebut.

"Saya bingung jika harus menanggapi. Saya akan turunkan tim untuk memeriksa. Jika pungutan itu benar, maka akan disiapkan ancaman sanksi sesuai aturan yang berlaku," tandas Sukaton. (N-2)

BERITA TERKAIT