29 September 2021, 13:18 WIB

Longsor Kecil Terjadi di Banjarnegara, Pemkab Minta Warga Siaga


Lilik Darmawan | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), meminta kepada masyarakat untuk waspada terhadap bencana longsor pada awal musim penghujan seperti sekarang. Pasalnya, pada awal pekan ini telah terjadi longsor di tiga desa di Kecamatan Pandanarum. Meski skalanya kecil, tetapi masyarakat harus mulai meningkatkan kesiapsiagaan.

Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin mengatakan dalam beberapa waktu terakhir, curah hujan sudah mulai meningkat.

"Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Karena curah hujan yang tinggi dapat memicu gerakan tanah dan longsor," jelasnya pada Rabu (29/9).

Syamsudin juga meminta kepada pihak terkait untuk bergerak cepat dalam menangani peristiwa longsor yang terjadi pada Senin (27/9) sore di tiga desa yakni Desa Lawen, Pringamba dan Beji.

"Di tiga desa tersebut ada empat rumah rusak ringan dan satu rumah rusak sedang. Bagi warga, tetap tenang, namun harus selalu waspada, apalagi kalau hujan deras turun," ungkapnya.

Sementara Kepala Bidang Kedaruratan dan Logsitik BPBD Banjarnegara Andri Sulistyo mengatakan pihaknya sudah melakukan pembersihan rumah warga yang terkena dampak longsor.

"Selain pembersihan, juga pembuatan talut agar lebih kuat jika ada hujan deras turun," tukasnya.

Baca juga: Bencana Longsor Mulai Intai Wilayah Bandung Barat

Ia kembali mengingatkan Banjarnegara merupakan kabupaten yang rawan terjadinya bencana longsor dan tanah bergerak.

"Kami telah melakukan pemetaan daerah yang rawan bencana longsor dan tanah bergerak. Ada lima kecamatan yang menjadi fokus perhatian yakni Kecamatan Banjarmangu, Punggelan, Wanayasa, Pandanarum dan Susukan," tutur Andri.

Berdasarkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, Banjarnegara pernah mengalami bencana tanah longsor besar yang mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia. Karena itulah, memasuki musim penghujan, BPBD segera melaksanakan koordinasi dengan lintas sektor.

"BPBD menyiapkan posko siaga, personel dan berbagai peralatan," pungkasnya.(OL-5)
 

BERITA TERKAIT