27 September 2021, 06:45 WIB

Harga Telur dan Ayam Potong di Aceh Turun


Amiruddin AR | Nusantara

HARGA  telur dan ayam potong di pasaran lokal Aceh sejak dua pekan terakhir turun. Hal itu karena permintaan konsumen berkurang
dibandingkan dari bulan lalu.

Sedangkan stok barang ditingkat pedagang grosir melimpah. Pasalnya pasokan dari peternak tetap lancar dan stabil sebagaimana biasanya.

Amatan Media Indonesia, Minggu (26/9) di Kota Sigli, Ibukota Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, misalnya harga telor Rp46.000 per keping (30 buah).
Harga tersebut lebih murah dari pekan lalu yaitu Rp48.000 per keping.

Pedagang telur grosir di Kota Sigli, Faisal, mengatakan turunnya harga telor ayam ras itu karena produksi dari peternak terus stabil. Sedangkan
permintan konsumen sepi.

"Pasokan membludak, lalu stok di gudang melimpah. Sedangkan pengeluaran permintaan konsumen berkurang. Itulah yang mempengaruhi turun harga sekarang" tutur Faisal.

Adapun harga ayam potong dari dua pekan lalu Rp19.500 hingga 20.000 per kg, kini turun menjadi Rp19.000 hingga Rp18.500 per kg. Bukan saja kondisi harga yang menurun tapi lebih mengkhawatirkan lagi permintaan pasar tidak menggebirakan pedagang atau peternak.

"Dalam dua pekan ini permintaan ayam agak sepi. Mungkin karena bulan ini tidak banyak kenduri syukuran atau pesta pernikahan. Serung hanya pembeli kebutuhan keluarga, warung nasi dan penjual ayam goreng jajanan" kata Fitri, agen pemasok ayam potong di Kota Sigli.

Para pedagang dan peternak berharap harga telor dan daging ayam potong bisa kembali meningkat. Karena hal itu sangat menentukan pendapatan mereka.

"Mungkin saat musim Maulid pada 12  Rabiul Awal 1442 nanti harganya bisa naik lagi" tambsh Fitri, agen pemasok ayam di Kabupaten Pidie.
(OL-13)

Baca Juga:

 

BERITA TERKAIT