26 September 2021, 10:27 WIB

Tiba di Oksibil, Pengungsi Kiwirok Diberikan Trauma Healing 


Hilda Julaika | Nusantara

BINMAS Noken Nemangkawi dan Polres Pegunungan Bintang melakukan trauma healing kepada anak-anak pengungsi dari Distrik Kiwirok ke Ibu kota kabupaten pegunungan Bintang-Oksbil, di Oksibil, Sabtu (25/9).

"Kegiatan Trauma Healing tersebut, yang dibungkusi dalam program, Peka (Peduli Kamtibmas) dan Program Si-Ipar (Polisi Pergi Mengajar) itu, berjalan dengan sederhana namun sangat menghibur anak-anak dan orang tua yang saat itu hadir," kata Kasat Binmas Polres Pegunungan Bintang, Iptu Sabtuwaji, dalam keterangan resminya.

Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito S.I.K, M.KP., melalui Kasat Binmas Polres Pegunungan Bintang, Iptu Sabtuwaji Membuka Kegiatan Trauma Healing tersebut dan dihadiri oleh Kompol. Rudi Hartono, Kasubsatgas Multimedia Humas Nemangkawi serta, Iptu Piter Gerits Kasat Lantas Polres Pegunungan Bintang yang turut hadir menyaksikan jalannya Trauma Healing tersebut.

Trauma Healing tersebut dibuka dengan Doa bersama yang dipimpin oleh Kasat Binmas polres pegunungan bintang Iptu Sabtuwaji dan diteruskan dengan Permainan yang menghibur anak-anak yang dibawakan langsung oleh Briptu Edward Habibu selaku Personil Binmas Noken Nemangkawi Polres Pegunungan Bintang.

"Tampak Ceria Anak-anak dalam mengikuti jalannya trauma healing tersebut dan diakhir kegiatan tersebut, turut diramaikan dengan pemberian bikisan berupa pakian dan bahan makanan," ungkapnya.

Sebelumnya, berkaca pada serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atas  tenaga kesehatan dan sejumlah fasilitas  pendidikan, kesehatan serta pemerintahan di Distrik Kiwirok, Satgas Nemangkawi melaksanakan penjemputan para pengungsi di Distrik Kiwirok pada Sabtu, 25 September 2021.

Tujuan evakuasi pengunsi di ke Polres Pegunungan Bintang/Oksibil agar mendapat bantuan kesehatan, bahan makanan dan juga trauma healing.

Selanjutnya untuk menjaga kondusifitas di distrik Kiwirok, aparat keamanan khususnya Satgas Operasi Nemangkawi tetap berada di distrik Kiwirok sampai situasi betul-betul kondusif dan pengunsi dapat kembali ke rumah masing-masing.

"Setelah situasi kondusif warga yang dievakuasi dapat menentukan apakah kembali ke Kiwirok atau akan bersama kerabat/keluarga yang ada di Oksibil maupun Jayapura. Kami hadir untuk menegakkan hukum sekaligus menjaga hak warga Kiwirok untuk mendapat rasa aman dari pemerintah dan aparat, tidak ada ruang bagi kekerasan bersenjata di wilayah Papua" ujar Kasubsatgas Multimedia Satgas Humas Operasi Nemangkawi, Kompol Rudi Hartono. (Hld/OL-09)

BERITA TERKAIT