26 September 2021, 09:55 WIB

Wali Kota Pontianak Kebut Infrastruktur


Ade Alawi |

MEDIA Group Network (MGN) menjajaki kerja sama dengan sejumlah kementerian dan lembaga di Bumi Katulistiwa. Rombongan MGN bersilaturahmi dengan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, dan manajemen Bank Kalbar, Rabu (22/9).

Rombongan MGN terdiri dari Deputi Direktur Pemberitaan Media Indonesia Ade Alawi, Deputi Direktur Sales & Marketing Media Indonesia Gustav Bernard Rotinsulu, Senior Account Manager Metro TV Aldy Prabowo, dan Account Manager Metro TV Vivi Fadjarwati. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut baik kehadiran rombongan MGN sehingga bisa saling mengetahui program pembangunan Pemkot Pontianak dan program MGN. 

Pihaknya, kata Edi, membuat sejumlah program unggulan, seperti pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan pengembangan UMKM. "Pembangunan infrastruktur, seperti waterfront city dan mal pelayanan publik akan selesai tahun depan. Selama ini pembangunan keduanya terhambat karena pandemi covid-19," ujar Edi di kantor Wali Kota Pontianak. 

Sejumlah program unggulan Pemkot Pontianak, lanjutnya, perlu diketahui oleh warga Kalbar yang berada di luar daerah. "Kita tidak hanya ingin dikenal oleh warga Pontianak yang berada di berbagai daerah, tetapi juga oleh masyarakat Indonesia sehingga mereka bisa datang ke Pontianak," tuturnya. Edi Rusdi Kamtono bersama Bahasan sebagai Wakil Wali Kota membangun Pontianak dalam periode 2018-2023.

Dalam kesempatan itu, Direktur Sales & Marketing Media Indonesia Gustav Bernard Rotinsulu mengatakan MGN memiliki banyak platform, yakni media mainstream (Media Indonesia, Metro TV, Medcom.Id, dan Lampung Post) dan media sosial. "Program-program unggulan Kota Pontianak bisa diekspose dan diamplifikasi di berbagai platform MGN," ujarnya. 

Baca juga: Media Group Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov Kalbar

Hal senada disampaikan Senior Account Manager Metro TV Aldy Prabowo. "Kami juga bisa mempertemukan Pemkot Pontianak dengan pemerintah pusat, pakar, dan pemangku kepentingan lainnya dalam satu forum diskusi, sehingga bisa menghasilkan rekomendasi yang komprehensif dan menarik," kata Aldi. (OL-14) 

BERITA TERKAIT