23 September 2021, 21:35 WIB

Kapolda NTB Sambut Tantangan Habiskan 200 Ribu Dosis Vaksin


Yusuf Riaman | Nusantara


KAPOLDA Nusa Tenggara Barat, Inspektur Jenderal M Iqbal menyambut dan mengajak masyarakat merealisasikan tantangan pemerintah pusat untuk menghabiskan 200 ribu dosis tambahan yang diberikan pemerintah pusat. Vaksin itu telah tiba di Bandara Internasional Lombok pada Senin (20/9).

"Kita buktikan bahwa kita bisa menerima tantangan pemerintah pusat untuk menghabiskan stok dosis vaksin yang ada dengan cepat," kata Iqbal, Kamis (23/09) di Mataram.

Untuk itu dia minta kepada satgas yang ada supaya bekerja ekstra. Selain itu, para pejabat utama polda maupun korem 162 WB juga diminta berusaha mengajak masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi.

Provinsi NTB mendapat tambahan dosis vaksin sejumlah 200 ribu. Tambahan itu dikirim setelah Pemprov NTB dan Satgas Percepatan Laju Vaksinasi bersurat memohon tambahan dosis vaksin ke Kementerian Kesehatan.

"Dosis yang datang kemarin itu merupakan tambahan kiriman dari pemerintah pusat, khusus untuk mendukung capaian laju vaksinasi daerah pariwisata super prioritas (DPSP) Lombok Tengah. Sementara tambahan untuk kabupaten/kota yang lain juga akan tiba beberapa hari ke depan," kata Kapolda.

Kapolda mengapresiasi langkah-langkah kreatif tim satgas di lapangan, seperti upaya Direktur Pengamanan Obyek Vital Polda NTB Komisaris Besar Turmudi, yang membagikan telur kepada tim tenaga kesehatan.

"Mantap itu kreatifitas Dir PamObvit menjaga semangat tenaga kesehatan. Lanjutkan. Perlu diduplikasi kreativitas serupa oleh yang lain. Kita buat babinsa, bhabinkamtibmas, kades, camat, kapolsek dan danramil bahagia," tandas Kapolda.

Saat ditemui, Turmudi menyatakan upaya bagi-bagi telor bagi tenaga kesehatan sesuai arahan Kapolda, ia lakukan untuk menjaga semangat tim nakes di lapangan. "Kami dari Polri memberi stimulus kepada nakes supaya kompak, dan semangat berjuang mencapai target dari pagi hingga malam. Ini adalah atensi bapak kapolda agar kami menjalin kerjasama yg baik dengan tim di lapangan."

Dikatakannya, telur-telur itu dibeli dari usaha anggota. "Polanya saat pulang tugas secara  bergantian saya datangi para nakes dan memberikan  keperluan dapur untuk keluarga di rumah mereka," jelasnya.

Menjelang pelaksanaan event World SuperBike (WSBK) satgas percepatan laju vaksinasi NTB menargetkan paling cepat 05 Oktober bisa mencakup 70% dari populasi warga di Lombok Tengah dan NTB. (N-2)

BERITA TERKAIT