22 September 2021, 21:40 WIB

Kapolresta Banyumas Bagikan Sembako kepada Penerima Vaksin di UNWIKU Purwokerto


Mediaindonesia.com | Nusantara

KAPOLRESTA Banyumas Kombes Firman L Hakim meninjau langsung vaksinasi Covid-19 yang berlangsung di Universitas Wijayakusuma (UNWIKU) Purwokerto, Rabu (22/9). Ribuan mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus datang berbondong-bondong ke erena kampus.

Dalam kesempatan itu, Firman juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang disuntik dosis vaksin. Bantuan sembako yang diserahkan secara simbolis ini diterima langsung oleh Rektor UNWIKU Kaboel Suwardi.

Firman mengatakan, pihaknya siap dipanggil untuk membantu masyarakat. Polri, kata dia, juga siap berada di garda terdepan demi tugas kemanusiaan yang dibutuhkan masyarakat. 

"Kami selaku Polri akan selalu siap untuk menjadi garda terdepan dalam segala situasi yang dirasakan oleh masyarakat. Maka dari itu kami juga hadir untuk membantu pemerintah dalam sosialisasi dan juga pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat pada khususnya masyarakat Kabupaten Banyumas,” katanya. 

Firman juga mengajak semua elemen masyarakat saling mengingatkan satu sama lain untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Mari kita bersama bergandeng tangan dan brgotong royong untuk segera bisa keluar dari masa sulit ini, dengan aktif sosialisasi menjaga 5 M dan juga mempromosikan suksesnya vaksinasi yang disediakan oleh pemerintah,” pinta dia. 

Di tempat yang sama, Rektor UNWIKU Kaboel Suwardi menyampaikan ucapan terimakasih kepada TNI-Polri menjadikan UNWIKU sebagai salah satu titik vaksinasi Covid-19.

“Program ini sangatlah positif guna mensosialisasikan vaksinasi dan juga mempercepat kita semua untuk keluar dari pandemi covid 19, yang sudah berlangsung kurang lebih 2 tahun,” ujar Kaboel. 

Baca juga : Pengusaha Jawa Barat Harus Pahami Perilaku Pasar Global

Menurut Kaboel, vaksinasi yang digalakkan ini merupakan ikhtiar pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Terlebih, pemerintah menargetkan 2 juta dosis vaksin per hari. 

“Kita dalam kondisi prihatin dimasa pandemi seperti ini, vaksinasi adalah salah satu program ikhtiar dari pemerintah yang wajib kita sukseskan, untuk bisa bersama-sama keluar dari masa sulit ini,” katanya.

Dia berharap, vaksinasi serentak yang berlangsung di 96 titik kampus dan pondok pesantren seluruh Indonesia saat ini berjalan tanpa kendala. 

“Dengan adanya vaksinasi serentak ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan sektor ekonomi, dan juga kembalinya aktifitas normal bisa segera kembali pulih,” harap Rektor Kaboel.

Lebih lanjut, Kaboel berharap vaksinasi yang terus dilakukan pemerintah, selain membantu dan mempermudah dalam proses pembelajaran tatap muka, juga menjadi semangat bersama masyarakat untuk menciptakan herd imunity sehingga pandemi ini segera berkahir.

Sementara itu, ketua panitia vaksinasi UNWIKU, Kuat Priyono mengatakan vaksinasi berjalan sukses. Dia mengatakan, dalam vaksinasi ini TNI-Polri menggandeng BEM UNWIKU Purwokerto, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Purwokerto dan Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Banyumas.

“Panitia sudah bekerja keras demi kesuksesan program vaksinasi di UNWIKU. Vaksinasi akan berlangsung selama 2 hari, mulai 22 sampai 23 September 2021. Vaksinasi merdeka juga rencananya akan dihadiri oleh Kapolda Jawa Tengah pada hari kedua untuk meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi yaitu pada hari Kamis tanggal 23 September 2021,” katanya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT