21 September 2021, 14:15 WIB

Media Group Serahkan Bantuan Tabung Oksigen Untuk RSUD dr Haulussy Ambon


Hamdi Jempot | Nusantara

MEDIA Group kembali menyerahkan bantuan untuk percepatan penanganan covid-19. Selasa (21/9), bantuan berupa tabung oksigen diberikan kepada RSUD dr M Haulussy Ambon.   

Bantuan ini diserahkan oleh perwakilan Media Group wilayah Maluku, Hamdi Jempot yang diterima langsung Direktur Utama RSUD dr M Haulussy Ambon, Justini Pawa.

RSUD milik Pemerintah Provinsi Maluku ini merupakan rumah sakit rujukan penanganan covid-19.

Hamdi mengatakan, bantuan penanganan covid-19 yang disalurkan ini berupa 15 tabung ukuran 6 meter kubik yang sudah terisi oksigen dan siap pakai, lima unit regulator dan 12 oximeter.

"Hari ini kami menyerahkan 15 tabung oksigen siap pakai, lima regulator dan 12 oximeter kepada Rumah Sakit rujukan covid-19 di Maluku yakni RSUD dr Haulussy Ambon," kata Hamdi.

Bantuan ini, kata dia, merupakan kerja sama Media Group dengan Toyota Indonesia dan Benihbaik.com. Diharapkan bantuan ini dapat membantu penanganan covid-19.

"Kami berharap bantuan ini dapat membantu pihak RSUD dr M Haulussy Ambon dalam penanganan covid-19 dan dapat membantu kebutuhan rumah sakit dalam penanganan medis pasien lainnya,"ujarnya.

Media Group secara keseluruhan menyalurkan 510 tabung oksigen, 170 regulator dan 408 oximeter dari bantuan Toyota Indonesia dan Benihbaik.com. Bantuan ditebar ke 34 rumah sakit di 19 Provinsi di Indonesia termasuk Maluku.

Direktur Utama RSUD dr M Haulussy Ambon Justini Pawa menyambut baik bantuan dari Media Group ini karena sangat membantu rumah sakit terkait ketersediaan tabung oksigen.

"Kami dari pihak rumah sakit menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan dari Media Group  karena sangat membantu kami dalam percepatanan  penanganan pasien covid-19," katanya.

Apalagi kata Justin, dalam penanganan covid-19, RSUD dr Haulussy Ambon yang merupakan rumah sakit rujukan di Maluku, sehingga sangat membutuhkan ketersediaan tabung oksigen. "Saat ini tersedia 286 tabung."

Dia mengaku pihaknya punya mesin produksi oksigen. Oksigennya selama ini tidak menjadi masalah. Yang masalah ialah ketersediaan tabung karena rata-rata pasien covid menggunakan tabung lama.

"Kalau pasien biasa, 3-4 hari sudah ganti, tapi kalau pasien covid ini bisa sampai dua minggu. Tabung kita disini sudah 286, tapi masih kurang juga. Dengan bantuan 15 tabung ini jelas berarti untuk kami," ," sambungnya.

Selain untuk penanganan covid-19, Justini menambahkan, tabung-tabung ini juga akan digunakan untuk kebutuhan pasien-pasien non covid yang  ada di RSUD Haulussy.

"Dengan bantuan ini kita sudah tidak khawatir lagi dengan ketersediaan tabung. Apalagi (RSUD) Haulussy melayani pasien umum dan covid-19," tandasnya. (N-2)

BERITA TERKAIT