20 September 2021, 18:45 WIB

Krisis Air Bersih Landa 5 Kecamatan Di Bojonegoro


M Yakub |

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jawa Timur menyatakan lima kecamatan yaitu Tambakrejo, Purwosari, Dander,  Sumberrejo, dan Ngasem mengalami krisis air bersih. Pemkab setempat melalui BPBD telah melakukan pengiriman air bersih secara bertahap pada kawasan terdampak.

"Iya, sejak pekan lalu kita telah mengirimkan air berdih pada desa-desa yang terdampak," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, Agus Purnomo, Senin (20/9).

Menurut dia, ada sebanyak 1.663 keluarga atau 4.635 jiwa di 11 desa dari lima kecamatan yang mengalami krisis air bersih. Rinciannya, untuk Kecamatan Tambakrejo terdapat 5 desa, Purwosari 1 desa, Dander 1 desa, Sumberrejo 1 desa dan Ngasem sebanyak 2 desa. "Desa-desa ini yang melapor kekeringan dan minta dikirim air bersih," tandas Agus.

Ia menjelaskan secara umum potensi kekeringan di Bojonegoro dampak desa yang krisis air bersih mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan kemarau basah uang melanda hampir seluruh kawasan di Tanah Air.

Jika tidak kemarau basah, puncak kemarau seperti Agustus hingga September jumlah desa yang mengalami kekeringan bisa mencapai lebih dari 70 desa dari belasan kecamatan di Bojonegoro. "Betul, ini kemarau basah jadi, dampaknya tidak terlalu parah," jelasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT