17 September 2021, 20:40 WIB

Atasi Stunting, Kementerian PU-Pera Bangun Toilet Bagi Warga di 10 Desa di Sikka


Gabriel Langga | Nusantara

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus memberikan
dukungan terhadap program pencegahan stunting  dengan membangun infrastruktur. Di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, dibangun toilet individual bagi warga di 10 desa.

Pembuatan toilet dilakukan dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat dan skema padat karya. Ke-10 desa ialah Desa Ojang, Desa Nebe, Desa Bangkoor, Desa Darat Pantai, desa Watudiran, desa Wairterang, Desa
Reroroja, Desa Nirangkliung, Desa Wolorega dan Desa Liakutu.

Penyerahan program itu dilakukan di aula kantor Desa Darat Pante, Kecamatan Talibura, Jumat (17/9).

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PU-Pera khusus Ditjen Cipta Karya yang menggulirkan Program Sanitasi Pedesaan Padat Karya yang memiliki program-program
istimewa untuk masyarakat Indonesia.

Dia pun mengaku Kabupaten Sikka juga mendapatkan program strategis
berkaitan dengan isu Nasional yakni masalah stunting. Bagi dia, masalah
stunting ini kita tidak boleh menganggap remeh. Hal ini berkaitan dengan sumber daya manusia (SDM).

"Indonesia ada tujuh puluh dua Kabupaten/Kota yang angka stuntingnya tinggi termasuk di Kabupaten Sikka. Kalau orang stunting bagaimana dia bisa bekerja secara baik, pasti produktivitasnya rendah," ujar Bupati Sikka.

Kepala Satuan Kerja Permukiman Wilayah II NTT Wayan Krisna mengakui stunting menjadi masalah bersama. "Pemerintah Pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten/Kota harus menyelesaikannya guna meningkatkan perekonomian." (N-2)

 

BERITA TERKAIT