17 September 2021, 14:36 WIB

KNKT Mulai Investigasi Jatuhnya Pesawat Rimbun Air


Hilda Julaika | Nusantara

KOMITE Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memulai proses investigasi jatuhnya pesawat Rimbun Air di kawasan Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Rabu (15/9) lalu.

Dari proses investigasi ini, tim evakuasi dari TNI-Polri sudah menemukan black box dari badan pesawat yang terjatuh. "Benar (blackbox diserahkan ke KNKT). Sekarang KNKT Jakarta sudah berada di Timika," ujar Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan saat dihubungi, Jumat (17/9).

Baca juga: Kotak Hitam Ditemukan, 3 Jenazah Kru Pesawat Rimbun Air Dievakuasi

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa saat proses evakuasi, tim turut mengamankan sebuah alat pemancar sinyal dari dalam tubuh pesawat. Kemudian, pihaknya juga menemukan sebuah buku operasional pesawat. Nantinya, komponen tersebut juga didalami investigator KNKT.

"Ini kami perkirakan semuanya berkaitan dengan (masalah) cuaca," imbuh Sandi.

Sebelumnya, tiga awak yang berada di dalam pesawat ditemukan meninggal dunia dan sudah dievakuasi petugas. Pesawat Rimbun Air PK-OTW disebut dua kali gagal mendarat di Bandara Bilorai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Baca juga: Ini Kronologi Hilangnya Kontak Pesawat Rimbun Air di Intan Jaya

Wadanyonif Mekanis 521/DY Mayor Inf Edi Dipramono menduga pesawat gagal landing pada kesempatan pertama, karena kabut tebal di sekitar landasan. "Pesawat gagal landing pada kesempatan pertama, mungkin tidak bisa lihat landasan karena tertutup kabut tebal," kata Edi saat dikonfirmasi, Rabu (15/9).

Setelah gagal, pesawat kargo diperkirakan kembali naik dan berputar. Selanjutnya, pesawat kembali mencoba melakukan pendaratan untuk kali kedua.(OL-11)

BERITA TERKAIT