15 September 2021, 16:55 WIB

Banjir di Jalan Trans Kalimantan  Berangsur Surut, Minibus Tetap Diimbau tidak Melintas


Surya Sriyanti | Nusantara


BANJIR di jalan Trans Kalimantan tepatnya di Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau berangsur surut. Menurut pantauan Ditlantas Polda Kalteng, Rabu (15/9/2021), jalan trans Kalimantan penghubung Kota Palangka Raya dan sejumlah kabupaten seperti Kabupaten Barito Utara, Gunung Mas, Barito Selatan, Barito Timur dan Murung Raya telah mampu dilalui kendaraan. Namun Untuk minibus dihimbau tidak melintas.

"Saat ini ketinggian air di beberapa titik mencapai lutut orang dewasa, kemudian kondisi jalan berlubang cukup dalam akibat aspal yang terkikis dimana jalan rusak yang terendam banjir berkisar sepanjang 1 kilometer," kata Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Rifki saat melakukan peninjauan.

Menindaklanjuti masih tingginya debit air dan jalan yang rusak, Rifki mengimbau untuk mobil penumpang seperti minibus untuk tidak memaksakan melintas karena cukup rawan terjadinya mogok dan masuk ke areal jalan yang rusak.

Genangan air yang masih cukup dalam dan jalan aspal yang mengalami kerusakan akibat banjir menyebabkan jalan baru bisa dilewati oleh kendaraan roda 4 dan roda 6. ''Jalan masih aman jika dilintas mobil roda enam dan roda empat yang cukup tinggi," imbaunya dalam keterangan tertulis Humas Polda Kalteng, Rabu (15/9).

Rifki menambahkan, keselamatan merupakan hal paling utama yang harus diperhatikan oleh pengendara, terlebih di dalam kondisi banjir saat ini. Jalan yang rusak akibat gerusan banjir dapat menyebabkan kerusakan kendaraan dan kecelakaan.

"Untuk mobil yang bisa melintas diharap turut mengikuti petunjuk dan arahan petugas di lapangan. Setiap hari kita terus terjunkan personel untuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan," pungkasnya. (SS/OL-10)

BERITA TERKAIT