15 September 2021, 15:14 WIB

Penambahan Kasus Sembuh Covid-19 di DIY Alami Kenaikan


Agus Utantoro | Nusantara

ANGKA sembuh covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari Selasa (14/9) tercatat sebanyak 441 kasus. Dengan demikian total sembuh menjadi 143.282 kasus. Hal itu diungkapkan Juru Bicara Pemda DIY untuk Covid-19 Berty Murtiningsih, Rabu (15/9).

Ia memerinci, kasus sembuh tersebut tertinggi di Kabupaten Sleman yakni sebanyak 165 kasus. Tertinggi kedua di Kabupaten Bantul 102 kasus, kemudian Kabupaten Kulonprogo 101 kasus, Kota Yogyakarta 53 kasus dan Kabupaten Gunungkidul 15 kasus.

"Kasus sembuh hari Selasa, lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya, Senin, yang tercatat sebanyak 325 kasus," kata Berty.

Sedangkan penambahan kasus terkonfirmasi covid-19 pada hari Selasa, menurut Berty, sebanyak 144 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi positif covid-19 menjadi 153.275 kasus.

"Penambahan tertinggi di Sleman 47 kasus, kemudian Bantul 37 kasus, Kulonprogo 31 kasus, Kota Yogyakarta 20 kasus dan Gunungkidul 15 kasus," ujarnya.

Menurut Berty, penambahan kasus positif tersebut juga lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya yang hanya 83 kasus. Penambahan kasus meninggal, tercatat sebanyak 11 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi  5.084 kasus.

"Yang meninggal dunia, di Kabupaten Bantul, Sleman dan Kota Yogyakarta masing-masing tiga kasus dan Kabupaten Kulonprogo serta Gunungkidul masing-masing 1 kasus," tuturnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Yogyakarta Capai 154%

Dikatakan, di Daerah Istimewa Yogyakarta, saat ini suspek kumulatif tercatat sebanyak 85.816 kasus. Suspek dalam pemantauan sebanyak 1.826 kasus dan kasus aktif masih ada 4.909.

"Case recovery rate di DIY sebanyak 93,48% dan case fatality rate sebanyak 3,32%," imbuhnya.

Menyinggung  ketersediaan tempat tidur di rumah sakit rujukan, untuk kategori kritikal tersedia 248 tempat tidur dan yang terpakai 94 sehingga BOR sebesar 37,90% dan untuk kategori nonkritikal dari yang tersedia sebanyak 1.648 tempat tidur terpakai 336 tempat tidur, sehingga BOR sebesar 20,39%.(OL-5)

BERITA TERKAIT