14 September 2021, 21:43 WIB

OKI Gelar Vaksinasi Massal, Sasar Ibu Hamil dan Menyusui


Dwi Apriani | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus mengencarkan vaksinasi massal guna mendukung percepatan cakupan vaksinasi Covid-19. Kali ini, vaksinasi massal menyasar Ibu Hamil, Ibu Menyusui, Lansia, Anak Usia 12-17 Tahun dan Disabilitas di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Selasa (14/9).

Vaksinasi massal ini menargetkan 12.863 orang. Kegiatan ini digelar selama sebulan di 32 Puskesmas se-kabupaten Ogan Komering Ilir, Klinik Polres OKI, Klinik Kodim dan halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten OKI. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Iwan Setiawan mengatakan akselerasi vaksinasi untuk mencapai target herd immunity.

"Agar Herd Immunity segera terbentuk di OKI maka vaksinasi salah satu solusinya. Di Kabupaten OKI ada 12.863 Ibu Hamil dan 5.862 Ibu Menyusui. Kedua kelompok ini memiliki imunitas yang lemah dengan vaksinasi bisa meningkatkan imunitas bumil dan busui di OKI," ucap Iwan Setiawan.

Iwan menambahkan vaksinasi untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui tidak hanya baik untuk kesehatannya tetapi juga bisa memproteksi janin dan balita Ibu tersebut. Hal ini juga selaras dengan Program Revolusi KIA Dinkes OKI yang membantu Persalinan Ibu Hamil.

Melalui program ini sebanyak 2.409 kelahiran mampu ditangani secara profesional oleh petugas kesehatan. Ia mengaku tahun 2020, untuk pertama kali OKI Zero kematian Ibu melahirkan.

"Vaksinasi untuk Ibu Hamil (usia kehamilan 13-40 Minggu) dan Menyusui mulai dilaksanakan dari 13 September 2021 hingga 13 Oktober 2021). Dengan begitu, maka target 70 persen vaksinasi di bulan Desember dapat tercapai," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Ogan Komering Ilir, Iskandar mengatakan vaksinasi ini sangat penting karena bertujuan untuk melindungi para ibu hamil dan menyusui dari potensi tertular Covid-19.

"Jadi vaksinasi ini upaya kita bersama untuk perlindungan bagi ibu hamil dan menyusui juga bisa maksimal. Oleh karena itu, penting sekali bagi kita semuanya untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait dengan pentingnya vaksin," tuturnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT