14 September 2021, 10:00 WIB

Herdiat Ancam PTM di Ciamis Dicabut bila Sekolah Langgar Prokes


Adi Kristiadi | Nusantara

BUPATI Ciamis, Herdiat Sunarya mengancam akan mencabut izin pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah yang kedapatan melanggar aturan protokol kesehatan (prokes).

"Hasil pemantauan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang dimulai sejak 30 Agustus 2021 masih ditemukannya beberapa sekolah tingkat SD, SMP dan SMA yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Kami akan memberikan toleransi paling tidak hanya teguran lisan dan tertulis. Jika tetap melanggar aturan PTM akan cabut izinnya," kata Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, Selasa (14/9).

Herdiat mengatakan, kebijakan tersebut akan dilakukan sebagai langkah untuk menghindari kemungkinan terjadi gelombang ke 3 Covid-19. Untuk itu, semua kepala sekolah harus lebih ketat dalam menerapkan prokes di lingkungan pendidikannya.

"Selama pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan, masyarakat di Ciamis jangan terlena dan euphoria. Beberapa kegiatan juga terlihat tidak memakai masker, menjaga jarak dan berkerumun. Kami, mengharapkan kepada para camat dan pimpinan OPD teknis jangan bosan bosan memberikan edukasi, sosialisasi di masyarakat dengan memberikan woro-woro (pengumuman) untuk mengingatkan supaya selalu menggunakan masker dan menjaga jarak," ujarnya.

Menurutnya, Dinas Pendidikan harus menginstruksikan setiap sekolah membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19. Ini sebagai upaya menegakkan prokes pada para pelajar hingga pencegahan di tingkat sekolah. Ingatkan untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, hindari kerumunan dan membatasi mobilitas (5M). Karena, selama ini tidak mau daerahnya terjadi penyebaran virus meningkat setelah PTM.

"Kita harus senantiasa mengedukasi dalam wujud ajakan kepada pelajar. Guru harus mampu memberikan contoh agar menjadi teladan dalam menerapkan prokes. Selain itu agar sekolah melibatkan orang tua, komite sekolah dalam penanganan kedisiplinan pada pelajar. Pelibatan mereka agar pelajar disiplin melaksanakan prokes dari rumahnya," harap Herdiat. (OL-13)

Baca Juga: Kasus Covid-19 di DIY Tambah 83 dan Sembuh 325 Orang

 

BERITA TERKAIT