14 September 2021, 07:17 WIB

Lembah Nanai, Keindahan Tersembunyi di Belantara Meratus


Denny Susanto | Nusantara

BELANTARA pengunungan Meratus di Kalimantan Selatan menyimpan beragam potensi sumber daya alam termasuk wisata. Salah satunya Dusun Nanai. Seolah tersembunyi dari dunia luar, Dusun Nanai yang berada di bagian hulu Sungai Pitap, Kabupaten Balangan, memiliki panorama keindahan alam nan mempesona.

Dusun Nanai berada di sebuah lembah di kaki Pegunungan Meratus merupakan salah satu dusun terpencil dan sulit dijangkau. Perlu waktu lebih dari dua jam berjalan kaki dari desa induknya, Desa Ajung, Kecamatan Tebing Tinggi.

Namun pada saat musim kemarau terkadang masyarakat lokal nekat menggunakan sepeda motor modifikasi untuk menjangkau Dusun Nanai.

"Akses jalan menuju Dusun Nanai belum memadai pada saat musim hujan, rute jalan yang terjal dan curam menjadi sangat licin, sehingga lebih aman berjalan kaki," ungkap Satin, pengurus Pokdarwis Karang Bintang, Desa Ajung.

Permasalahan masih minimnya pembangunan terutama infrastruktur jalan menjadi hal utama dihadapi masyarakat pedalaman termasuk Dusun Nanai. Terlebih jumlah penduduk yang bermukim di kawasan lembah ini hanya 9 keluarga atau 25 orang.

Baca juga: Lamang, Makanan Suci Suku Dayak Meratus

Seperti umumnya masyarakat suku dayak, masyarakat dayak Pitap di Dusun Nanai sangat mengandalkan hasil hutan berupa rotan, madu, buah-buahan lokal, serta hasil kebun pisang, karet dan lainnya. Dikatakan Satin, potensi lain dari Dusun Nanai adalah kondisi alamnya yang indah dan dapat dikembangkan sebagai obyek wisata.

Ada beragam potensi wisata lembah nanai yang bisa dikembangkan antara lain wisata air panas, wisata banyu merah, bamboo rafting (lanting), riam atau air terjun, dan jelajah alam. Sayang potensi yang luar biasa ini belum mendapat perhatian serius pemerintah.

Wisata Alam dan Budaya Desa Ajung

Desa Ajung, merupakan salah satu desa wisata yang ada di Kabupaten Balangan. Selain wisata alam, kehidupan dan tradisi masyarakat suku Dayak Pitap menjadi wisata budaya andalan di Provinsi Kalsel.

"Dengan beragam potensi yang ada, masyakat Desa Ajung ingin lebih maju dan sejahtera," tutur Kepala Adat Desa Ajung, Alyudar.

Selain lembah Nanai, wisata alam yang ada di Desa Ajung antara lain pendakian Gunung Hauk dan wisata Batu Ajung berupa gugusan bebatuan besar yang berada di tengah sungai dengan pemandangan alam hutan, jembatan gantung dan puncak Gunung Hauk.

Balai Adat Desa Ajung juga menjadi daya tarik bagi wisatawan. Pada waktu-waktu tertentu, balai adat ini menggelar ritual atau upacara adat Suku Dayak Pitap yaitu Aruh Ganal, manugal, mangatam, bahiyaga (pengobatan tradisional), serta manyamban (maayun anak) yang banyak dihadiri tidak hanya warga suku dayak dari balai adat lain di Pegunungan Meratus tetapi juga wisatawan dalam dan luar daerah.(OL-5)

BERITA TERKAIT