13 September 2021, 13:45 WIB

Menteri Bahlil Yakin The New Mandalika akan Diminati Investor


Yusuf Riaman | Nusantara

MENTERI Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia optimistis jika penyelenggaraan MotoGP berlangsung sekali saja di Sirkuit Mandalika, maka bakal banyak investor yang akan berinvestasi di The Mandalika.

"Saya yakin banyak investor yang akan berinvestasi di The Mandalika. Yang terpenting kita menjaga protokol kesehatan dan kestabilan wilayah ini. Kita pastikan pembangunan ini akan bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi masyarakat yang kita cintai," ujar  Bahlil Lahadalia saat berkunjung ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, bersama  Gubernur Zulkieflimansyah.

Menurut Bahlil, dirinya sudah melihat progres dan menjajal Street Circuit ini. "Kesimpulan saya, Mandalika memiliki keindahan dan keunikan dibanding sirkuit lain."

Ke depan, sebutnya, NTB akan menjadi satu kawasan wisata dunia yang tidak hanya terkait otomotif tetapi juga dapat mendukung potensi olahraga lainnya serta mampu menarik wisatawan yang datang.

Menteri melakukan kunjungan ke KEK Mandalika yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Kunjungannya sebagai wujud dukungan Kementerian Investasi terhadap pengembangan KEK Mandalika dan penyelenggaraan event World Super Bike (WSBK) pada November mendatang.
      
Kunjungan Menteri Investasi/Kepala BKMPM ini juga sebagai tindak lanjut pertemuan dengan Gubernur NTB terkait potensi investasi di KEK Mandalika atau The Mandalika berikut progres pengembangan kawasan termasuk Jalan Kawasan Khusus (JKK) atau Mandalika International Street Circuit.

Bahlil juga mengunjungi Kuta Beach Park dan menjajal Mandalika International Street Circuit.

Dia juga berdiskusi dengan Direktur Operasi & Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo dan Direktur Teknik & SDM ITDC Taufik Hidayat terkait progres pengembangan kawasan dan dukungan yang diperlukan dari Kementerian Investasi.

Menteri mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi pemberlakukan insentif di KEK Mandalika telah terimplementasi baik. "Tenan telah bisa menikmati insentif fiskal berupa PPN tidak dipungut. Hal ini tentunya merupakan kemudahan bagi investor yang menanamkan modalnya di KEK Mandalika. Kita akan dukung dengan menjual potensi KEK Mandalika kepada investor," katanya.

Direktur Operasional dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo menyampaikan dengan dukungan yang kuat dari semua pihak, pihaknya optimistis event World Superbike dapat terselenggara dengan lancar dan membawa manfaat positif yang besar bagi NTB.

"Kami akan terus fokus membangun infrastruktur dan fasilitas dasar kawasan guna meningkatkan nilai jual destinasi wisata yang dikelola ini. Dengan harapan agar dapat menarik minat investor sebanyak mungkin untuk menanamkan modal di The Mandalika," imbuh Arie.
     
Direktur Teknik & SDM ITDC Taufik Hidayat menjelaskan, hingga saat ini, total komitmen investasi yang telah diterima sebesar Rp17 triliun, terdiri dari Master Land Utilization & Development Agreement (LUDA) VINCI Construction Grands Projets (VCGP) USD 1 milyar (setara Rp14 triliun) yang akan dilakukan bertahap selama 15 tahun dan LUDA dengan tujuh strategic investor yang berkomitmen bangun hotel senilai total Rp3 triliun. Komitmen pembangunan hotel sendiri sudah mencapai tidak kurang dari 1.700 kamar. (N-2)

BERITA TERKAIT