12 September 2021, 18:05 WIB

Bahlil Janjikan Insentif Pajak di KEK Mandalika


Insi Nantika Jelita | Nusantara

MENTERI Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meninjau pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sekaligus menjajal sirkuit MotoGP Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) Sabtu, (11/9).

Untuk menarik investasi di kawasan tersebut, Bahlil manyampaikan bahwa para pelaku usaha di KEK Mandalika ini dapat menikmati sejumlah insentif menarik yang ditawarkan pemerintah.

“Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sudah dapat, kalau barang masuk juga tidak bayar pajak. Seharusnya jika insentif yang kita kasih itu bagus, maka tenant-tenant-nya harusnya komit. Jangan yang janji-janji saja,” ujar Bahlil dalam keterangannya, Minggu (12/9).

Pada kunjungannya ini, Bahlil juga mengingatkan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ITDC selaku pihak pengelola KEK Mandalika agar terus memantau progres realisasi investasi di kawasan tersebut. Terlebih menyambut ajang olahraga dunia, Motor MotoGP dan World Superbike

“Jangan sampai di-kavling-kavling, ternyata tidak ada realisasi. Kalau nanti mereka (investor) tidak mampu merealisasikan investasinya, maka bisa direview permasalahannya. Kalau alasannya jelas, oke bisa diperpanjang. Namun jika tidak dan ada pihak lain yang berminat, maka bisa dikasihkan ke yang lain,” jelas Bahlil.

Terkait pembangunan Sirkuit Mandalika, Bahlil mengklaim mempunyai kelebihan yang lebih baik dibandingkan sirkuit dengan di negara lain, karena memiliki panorama alam yang indah dengan bentangan pantai yang biru. Bahlil berharap ke depannya Mandalika ini tidak hanya digunakan untuk olahraga otomotif dunia, melainkan juga olahraga dunia lainnya seperti golf.

“Sudah paten sekali sirkuit ini. Feeling saya, nanti begitu perhelatan MotoGP selesai digelar, tenant akan banyak yang masuk. Ke depan, semoga akan banyak event-event internasional yang juga akan diselenggarakan di sini,” harap Bahlil.

Saat ini, perkembangan pembangunan sirkuit dikatakan sudah mencapai 96,02%. Adapun master plan pembangunan sirkuit ini yaitu panjang sirkuit 4,31 km, 17 tikungan, pit area hingga 40 garansi, 50.000+ kapasitas tempat duduk, dan direncanakan hinga 7.700 penonton.

Direktur Operasional dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo menyampaikan bahwa konstruksi utama proyek dimulai sejak 2019 dan direncanakan akan rampung di 2022. Dari total rencana investasi sebesar Rp9,3 triliun, saat ini perusahaan telah merealisasikan Rp5,4 triliun, termasuk hotel dan pembangunan sirkuit.

Beberapa proyek telah terdaftar sebagai tenant yang didominasi oleh bidang usaha hotel bintang dan fasilitasnya serta beberapa penyediaan utilitas seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan penyulingan air.

Pembangunan Mandalika International Street Cirkuit telah dimulai dari 2019 dan direncanakan akan selesai pengujiannya di pertengahan 2021 untuk kemudian dapat digunakan dalam event MotoGP di 2022. (OL-8)

BERITA TERKAIT