09 September 2021, 15:56 WIB

Keterisian RS Covid-19 di Bandung Barat Tinggal 9%


Depi Gunawan | Nusantara

KASUS konfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terus menunjukkan penurunan. Kondisi ini diikuti dengan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan covid-19 yang tinggal menyisakan 9%.

"Ketersediaan tempat tidur turun hingga 9% dari sebelumnya 95%. Kemarin-kemarin rumah sakit penuh. Kami berjibaku mengatasi kekurangan oksigen, tapi alhamdulillah dengan kerja keras sekarang 9%," kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan di Lembang, Kamis (9/9).

Bahkan dia menyebutkan bahwa situasi pandemi semakin baik di wilayahnya. Ini ditunjukkan dengan pasien positif sekarang yang berada di angka 200-300 orang dari sebelumnya yang mencapai ribuan pasien. "Hal ini karena kerja keras satgas di desa, kecamatan, serta kedisiplinan masyarakat dalam menaati protokol kesehatan dan PPKM," bebernya.

Hengky menginginkan, pandemi segera berakhir agar kehidupan masyarakat bisa kembali normal dan ekonomi bangkit. Diakuinya, selama pandemi yang sudah berlangsung dua tahun, pendapatan asli daerah (PAD) Bandung Barat turun hingga 50%.

Dampak pandemi mengakibatkan banyak program pemerintah harus ditunda. Dirinya mengajak masyarakat tetap optimistis dan ujian yang tengah dihadapi cepat berlalu.

Baca juga: Cemari Sungai Bengawan Solo, Perusahaan Bakal Ditindak Polda Jateng

"Mudah-mudahan pandemi berakhir, semua kembali normal agar ekonomi kembali bangkit. Tidak ada PHK. Paling penting PAD desa dan kabupaten kembali seperti sedia kala," jelasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT