01 September 2021, 19:41 WIB

Isoter Mampu Turunkan Kasus Covid-19 Di Bali


Ruta Suryana | Nusantara

KEBIJAKAN isolasi terpusat (isoter) bagi masyarakat yang terpapar covid-19 telah mampu menurunkan angka penyebaran Covid-19. Dari angka kasus harian yang sebelumnya mencapai 1.000 kasus kini  turun hingga 400 kasus.

"Jadi isoter menjamin orang yang terpapar covid-19 dengan gejala ringan maupun tanpa gejala, tidak menyebarkan ke orang lain,� ujar Kepala Penerangan Korem 163/Wira Satya, Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia, Rabu (1/9).

Menurutnya, saat masyarakat menerapkan isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing, pengawasan petugas terhadap pasien menjadi sulit. Belum lagi karena merasa sehat yang tanpa gejala sehingga mereka masih melakukan aktivitas seperti biasa yang berpoensi menyebarkan ke orang lain.

"Kan banyak yang seperti itu, positif tetapi tanpa gejala dan dia terus kemana-mana, ya menyebar ke orang lain. Kalau yang terpapar imunnya kurang bagus, seperti orang tua atau yang memiliki penyakit bawaan, tentu kasihan bila tidak tertangani," katanya.

Berbeda dengan yang berada di dalam isoter, kondisi pasien tetap dipantau intensif oleh tenaga kesehatan. Mereka juga difasilitasi tempat tinggal yang nyaman, termasuk diberi vitamin, makanan, dan kebutuhan lainnya.

"Saya sendiri sudah berkeliling ke lokasi-lokasi isoter, bertanya kepada masyarakat yang tengah isoter dan di sana rata-rata mereka mengaku senang," imbuhnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT