26 August 2021, 21:54 WIB

ADS Salurkan Dana CRS Sebesar Rp1,8 Miliar Untuk Masyarakat Bojonegoro


Widhoroso | Nusantara

PT ADS sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp. 1,86 miliar. Dana tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian PT ADS kepada masyarakat yang terdampak pembangunan eks-tanggul Jalan MH. Thamrin, Bojonegoro.

Pemberian bantuan dilakukan di Pendopo Malowopati Kabupaten Bojonegoro, Kamis (26/8). Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Kabupaten Bojonegoro, Hj. Anna Mu’awanah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro, Dra. Nurul Azizah, MM, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air Ir. Tedjo Sukmono, MM, Presiden Direktur PT. ADS Lalu M. Syahril Majidi, Presiden Komisaris PT. ADS Sentot Imam Wahjono, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dan para jajaran OPD terkait.

Direktur PT ADS, Lalu M. Syahril Majidi mengatakan bantuan ini merupakan bentuk niat dari para pemegang saham (Pemkab Bojonegoro dan Mitranya PT Surya Energi Raya) untuk memberi CSR kepada warga. "Kami  berharap bapak dan ibu penerima manfaat untuk mendoakan perusahaan kami mendapat keberkahan dan rahmat dari Allah SWT," jelasnya.

Ia mengatakan alokasi anggaran yang disediakan merupakan bukti nyata sumbangsih PT. ADS dalam rangka peduli terhadap masyarakat Kabupaten Bojonegoro. "Untuk realisasi dana CSR tersebut, kami melakukan kerja sama dengan Pemkab Bojonegoro dan melibatkan sektor yang berkaitan dengan kegiatan penyaluran dana tersebut yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air," jelasnya.

Bupati Bojonegoro Hj. Anna Mu’awanah mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bojonegoro yang rela dan bersedia merelokasi bangunannya tanpa adanya kerusuhan dan kericuhan. "Kami atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengucapkan terima kasih kepada PT. ADS yang telah menyisihkan sedikit keuntungan labanya untuk kegiatan CSR, khususnya untuk masyarakat yang terdampak pembangunan eks-tanggul Jl. MH. Thamrin," jelas Bupati.

Di sisi lain, Sekda Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah mengatakan ada 83 bangunan yang akan direlokasi karena bangunan yang ditempati bapak dan ibu merupakan tanah milik negara. Ia mengatakan kebijakan ini merupakan wujud simpati Bupati Bojonegoro kepada masyarakat yang terdampak proyek tersebut.

"Apabila ini melalui dana APBD tidak akan bisa dilaksanakan karena bukan merupakan tanah hak milik pribadi, sehingga kami mencarikan solusi lain terkait dana kerohiman tersebut yaitu melalui dana CSR PT. ADS dan secara ketentuan tidak melanggar peraturan-peraturan yang ada," jelasnya. (RO/OL-15)

BERITA TERKAIT