24 August 2021, 14:55 WIB

Percepatan Penanganan Covid-19  di Tebing Tinggi Butuh Langkah Konkret dan Strategis


Apul Iskandar | Nusantara

DALAM percepatan penanganan Covid-19 di Kota Tebing Tinggi, perlu adanya langkah antisipasi terhadap aturan protokol kesehatan (prokes) dan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Demikian disampaikan oleh Komandan Korem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Parlindungan Hutagalung, S.A.P saat menggelar Rapat Terbatas (Ratas) Penanganan Covid-19 yang dilaksanakan di Kantor Wali Kota Tebing Tinggi. Jl. Dr. Sutomo No. 14, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Selasa (24/8).

Kolonel Inf Parlindungan Hutagalung dalam kesempatan tersebut meminta Wali Kota Tebing Tinggi serta jajaran Forkopimda menyiapkan berbagai langkah konkret dan strategis dengan selalu mengedepankan penyampaian humanis namun tegas.

''Kita harus mempersiapkan diri, atas segala kemungkinan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 wilayah di Kota Tebing Tinggi oleh Pemerintah Pusat,'' ajak Kolonel Parlindungan.

Usai ratas dilanjutkan dengan meninjau lokasi isolasi terpusat (isoter) di Gedung TC Dinas Sosial Tebing Tinggi. Lokasi isoter tersebut akan menampung  sebanyak 68 orang serta 2 tempat tidur untuk tenaga kesehatan (nakes).

Danrem 022/PT menjelaskan isoter tersebut bertujuan untuk mengurangi beban Rumah Sakit Rujukan Covid-19. Untuk itu kepada masyarakat yang saat ini masih melakukan isolasi mandiri (isoman) bisa masuk ke isoter agar tidak terjadi klaster rumah tangga atau klaster lingkungan.

''Karena dikhawatirkan isoman ini kurang disiplin untuk menjaga hubungan, protokol kesehatan dan mungkin obat-obatannya serta diagnosanya tidak terlalu baik,'' ujar Kolonel Inf Parlindungan.

Dengan isoter tersebut ia berharap penanganan terhadap masyarakat yang positif dengan gejala ringan, bisa lebih intensif, sehingga tingkat kematian dapat ditekan dan pengendalian Covid-19 di Tebing Tinggi semakin baik karena masyarakat merasa diperhatikan untuk penanganannya.

''Dengan adanya ketersediaan isoter ini, diharapkan memberikan dampak positif dalam menguragi keterpaparan sekaligus meningkatkan angka kesembuhan,'' ujarnya.

Terkait fasilitas yang tersedia di lokasi isoter, Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan menjelaskan akan melengkapi dengan berbagai sarana-sesuai standar kesehatan dan petugas keamanan.

''Isoter ini dalam rangka menangani masyarakat yang terpapar Covid-19 dalam kondisi ringan, yang selama ini banyak melakukan isoman di rumah masing-masing. Jangan sangsi masuk ke isoter ini, karena ini bentuk pelayanan kita pada masyarakat. Artinya pemerintah hadir untuk masyarakat yang terpapar Covid-19,'' ucapnya.

Pihaknya juga bersyukur atas upaya-upaya yang dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan instruksi Walikota Tebing Tinggi  tentang penerapan PPKM selama ini yang menunjukkan perkembangan Covid-19 di Kota Tebing Tinggi grafiknya telah menurun.

"Dalam rangka menekan angka keterpaparan masyarakat terhadap Covid-19, saya berharap kepada masyarakat untuk tetap menerapkan prokes sesuai dengan anjuran pemerintah meskipun sudah divaksin,' ajaknya. (AP/OL-10)

BERITA TERKAIT