24 August 2021, 21:35 WIB

Komitmen AHY Dukung Pemerintah Sukseskan Penanganan Covid-19 Ditanggapi Positif


Bayu Anggoro | Nusantara

PIDATO kebangsaan yang disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapat tanggapan positif dari sejumlah tokoh di Jawa Barat.

Pidato disampaikan AHY dalam peringatan 50 tahun (Center for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia, Senin (23/8). Pada kesempatan itu, dia menegaskan sejak awal Demokrat ingin rakyat selamat, karena itu Demokrat ingin pemerintah sukses menangani pandemi covid-19.

"Sayangnya, niat baik seperti itu seringkali disalahartikan. Pandangan atau masukan kritis dianggap sebagai bentuk serangan atau gangguan untuk kepentingan politik tertentu. Lebih menyakitkan, jika setiap masukan dan pendangan yang berbeda, dianggap sebagai bentuk perlawanan, tidak Merah Putih," ujarnya.

Dia menegaskan yang tidak Merah Putih adalah mereka yang hanya berdiam diri, ketika tahu ada yang keliru di negeri ini. Demokrat telah
membantu sesama masyarakat, baik melalui Gerakan Nasional Partai
Demokrat serta Bulan Bakti dalam menyongsong peringatan Dua Dekade
Demokrat 9 September nanti, maupun melalui jalur legislatif.

Dari Bandung, Asep Wahyuwijaya, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jabar, mengatakan sejak awal, Demokrat selalu berikhtiar agar satu kata dan perbuatan. "Kami mendukung apa yang bagus, tapi tidak segan memberi masukan atau koreksi jika ada program pemerintah yang perlu diperbaiki. Tapi kami tidak hanya bicara. Kami juga aktif turun ke
lapangan, membantu warga yang terdampak."

Sementara akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, Bandung, Firman Manan mengapresiasi pidato kebangsaan AHY. "D iantara Ketua-ketua Umum Parpol yang ada di Senayan, AHY yang paling muda. Tapi pidato ini menunjukkan kematangan dan pemahamannya atas situasi yang terjadi serta kemampuannya untuk menyusun langkah-langkah strategis ke depan," kata Firman Manan

Dalam pidatonya, ungkap dosen jebolan Ohio University, itu, AHY pun mengepankan tentang pentingnya semangat bipartisan, melalui sinergi dan kolaborasi semua komponen bangsa. Di sisi lain, sikap Partai Demokrat yang menjalankan fungsi oposisi dengan melakukan kritik konstruktif tentunya sangat penting dalam sistem demokrasi, tutur dosen jebolan Ohio University ini.

"Saya mengapresasi juga peringatan yang disampaikam oleh AHY tentang
potensi terjadinya kemunduran (regresi) demokrasi yang secara spesifik
mengingatkan akan bahaya politik uang, politik identitas dan politik
pasca kebenaran yang akan menghambat proses konsolidasi demokrasi. Saya
kira isu ini sangat relevan untuk terus digaungkan agar demokrasi kita
tak mengalami kemunduran, pungkasnya. (N-2)

BERITA TERKAIT