16 August 2021, 20:05 WIB

Akibat Covid-19, Empat Anak di Pati Jadi Yatim Piatu, Polres Peduli Nasib Mereka


Jamaah | Nusantara

KISAH pilu di tengah upaya penanganan pandemi covid-19 kembali terjadi. Kali ini, menimpa empat anak di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Mereka harus jadi anak yatim piatu akibat ditinggal orangtua yang meninggal dunia setelah terpapar covid-19.

Kabar duka itu sampai ke telinga Kapolres Pati Ajun Komisaris Besar Christian Tobing. Dia pun mendatangi keempat anak itu. Kapolres berupaya menghibur mereka untuk meringankan beban dan memberikan dukungan moril untuk keempat anak.

Anak-anak itu tercatat sebagai warga Desa Triguno, Kecamatan Pucakwangi, dan Desa Tamansari, Kecamatan Batangan.

"Tetap semangat dan tetap tegar dalam melanjutkan kehidupan. Tetap semangat belajar ya, ingin jadi dosen kan? Saya doakan agar bisa terlaksana. Kalau butuh bantuan apapun bilang saja sama pak Bhabinkamtibmas nanti biar disampaikan ke saya," ujar Christian saat mengunjungi Nayla, salah satu anak itu, Senin (16/8).

Kepada Kapolres, Nayla mengaku bercita-cita ingin menjadi dosen Bahasa
Inggris. Saat ini dia baru duduk di kelas 9 sekolah menengah pertama (SMP).

Dia bersama adiknya yang masih balita kini tinggal bersama budhenya.
"Terima kasih Pak Kapolres sudah membantu kami," ungkap Nayla, yang tinggal di Desa Triguno.

Christian Tobing mengatakan kondisi yang dialami anak-anak yang menjadi yatim piatu karena pandemi, selayaknya ditanggapi dengan sikap saling membantu di tengah masyarakat. "Saya datang karena saya peduli."

Dia berharap anak-anak itu tetap bisa sekolah dan melanjutkan cita-cita. "Polri akan bersama mereka."

Ia memastikan Polres Pati melalui Bhabinkamtibmas akan memberi perhatian pada anak-anak yang menjadi yatim piatu karena pandemi. Petugas yang turun ke desa-desa itu akan memantau perkembangan anak-anak, termasuk terkait kebutuhan sehari-hari hingga pendidikan mereka.

"Kalau ada kebutuhan yang bisa kami bantu tentu akan kami bantu.
Kami juga berterima kasih kepada yang sudah berkenan mengasuh mereka. Kami nantinya juga akan ada progam untuk membantu anak yang ditinggal orang tua karena covid-19," ungkapnya.(N-2)

BERITA TERKAIT