10 August 2021, 13:35 WIB

Proyek Rumah Dinas Puskesmas Palue Dioper ke Mantan Anggota DPRD


Gabriel Langga | Nusantara

PROYEK Pembangunan Rumah Dinas (Rudis) Puskesmas Palue yang berada di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) senilai Rp900 jutaan lebih telah dimenangi oleh CV. Def Indah. Anehnya, proyek yang menggunakan dana APBD tahun 2021 diduga 'diperdagangkan' lagi ke mantan anggota DPRD Sikka berinisial GW untuk mengerjakan proyek tersebut

Saat ditemui mediaindonesia.com, Selasa (10/8) kuasa Direktur CV. Def Indah, Kamilus Gesi Keraf menjelaskan, dirinya memberikan pekerjaan proyek rumah dinas Puskesmas Palue kepada mantan anggota DPRD Sikka berinisial GW itu karena ada hubungan keluarga. Selanjutnya yang bersangkutannya berpengalaman mengerjakan proyek sekolah yang memiliki kualitas tinggi.

"Saya omong dengan yang bersangkutan yang penting pekerjaan proyek itu selesai dan mutunya bagus. Saya hanya datang kontrol saja. Saya berikan pekerjaan proyek itu karena kami masih ada hubungan keluarga. Kan saya punya istri orang Palue. Saya ingin dia kerjakan sesuai dengan tepat waktu," papar Kamilus.

Ia menegaskan pemberian pekerjaan itu kepada yang bersangkutan tanpa ada surat perjanjian apapun. Dirinya hanya memberikan pekerjaan untuk mengerjakan Rumah Dinas di Puskesmas Palue ini. 

"Mantan anggota DPRD Sikka jadi tim teknis dalam proyek tersebut. Apalagi yang bersangkutan punya modal. Jadi saya berikan pengerjaan proyek itu kepada dia. Kalau saya kasih orang lain buat apa, lebih baik saya kasih dia apalagi dia itu saya punya anak. Jadi yang benar kami dua yang kerja karena saya tidak punya modal tapi kalau uang belum cair pakai dulu uangnya," tandas Kamilus.

Kamilus yang pensiunan PNS ini menegaskan apabila di kemudian hari proyek itu akan bermasalah, dirinya sebagai direktur kuasa CV. Def Indah siap bertanggung jawab. "Saya siap kok bertanggung jawab apabila ke depannya proyek itu bermasalah," tegas dia.

Dirinya juga menyampaikan dirinya hanya mengontrol pekerjaan yang dikerjakan oleh mantan anggota DPRD Sikka berinisial GW. "Jadi setiap minggunya saya akan kontrol pengerjaan yang bersangkutannya. Kualitas lapangan bagaimana karena yang bertanggung jawab itu saya," ujar dia.

Kamilus mengaku proyek rumah dinas Puskesmas Palue ini baru pertama ia dapat dalam proses tender sehingga dirinya memberikan pekerjaan itu kembali kepada mantan anggota DPRD Sikka itu. "Saya baru kali ini dapat proyek setelah mengikuti proses tender. Saya bilang kepada dia, saya tidak butuh fee. Saya butuh proyek ini agar tidak terbengkalai," papar dia lagi. (GL/OL-10) Gabriel Langga.

BERITA TERKAIT