05 August 2021, 11:38 WIB

Pemerintah Diminta Atasi Kelangkaan Alat Swab dan Vaksin di Sulut


Cahya Mulyana |

BEBERAPA wilayah di luar Pulau Jawa-Bali, salah satunya Sulawesi Utara (Sulut), mengalami kenaikan angka positif covid-19. Kondisi itu dibarengi dengan kelangkaan alat swab antigen dan vaksin.

"Selain mengalami kelangkaan alat swab antigen, di Sulut, proses vaksinasi juga mengalami kendala karena kurangnya jumlah vaksin yang bisa diakses masyarakat. Banyak warga yang ingin melakukan vaksinasi tidak mendapatkan pelayanan karena stok vaksin kosong di puskemas-puskesmas," papar Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim dalam keterangan resmi, Kamis (5/8).

Menurut dia, masyarakat Sulut memiliki kesadaran tinggi mengikuti program vaksinasi covid-19. Sayangnya, mereka harus menunggu tanpa kejelasan waktu untuk bisa mendapatkan vaksin.

Baca juga: Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Jayapura Sekat Dua Titik

"Saya minta pemerintah pusat agar segera memberikan bantuan alat swab antigen dan menggenjot vaksinasi agar penangan covid 19 di Sulut maksimal. Penting diingat Sulut sering menjadi transit warga negara dan tenaga kerja asing (terutama TKA Tiongkok) sehingga cukup rentan terhadap kemungkinan penyebaran virus covid-19," paparnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah agar tidak kendor dan terus mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Tentunya, di tengah kejenuhan masyarakat yang meluas, pemerintah harus hadir memberikan harapan bahwa pandemi ini akan semakin terkendali.

"Menurut saya, caranya adalah dengan terus menggalakan vaksinasi sehingga bisa tercapai herd imunity untuk meminimalisasi dampak covid 19. Karena itu, tolong pemerintah pusat segera turun tangan membantu pengadaan alat swab antigen dan vaksin ke Sulut," pungkas Ketua DPW PKB Sulut ini. (OL-1)

BERITA TERKAIT