05 August 2021, 08:40 WIB

Ratusan Pelajar SMP dan SMA di Solo Ikuti Vaksinasi Covid-19


Widjajadi | Nusantara

RATUSAN pelajar tingkat SMP dan SMA di Kota Solo mulai membangun asa belajar tatap muka dengan mengikuti vaksinasi covid-19 yang dipusatkan di SMA Negeri 3 Surakarta, mulai Rabu (4/8).

Irfan Gunadi, 14, menjadi satu dari 500 pelajar yang masuk daftar untuk divaksin covid-19 dosis pertama pelajar di Kota Solo.

Siswa SMPN 13 Surakarta itu terlihat tegar ketika namanya dipanggil petugas nakes untuk screening sebelum divaksin.

Baca juga: Ketua IDI Wilayah Bali Ajak Penyitas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

Wajahnya semakin cerah ketika hasil pengukuran suhu dan tensi memastikan dia lolos mengikuti vaksin kekebalan melawan covid-19.

"Ya clekit gitu, tapi Alhamdulillah, akhirnya berhasil divaksin," kata Irfan, yang taat bermasker ditambah faceshield saat divaksin.

Ia yakin vaksinasi covid-19 menguatkan hati dan pikiran ketika pembelajaran tatap muka (PTM) dibuka kembali.

"Sebab para guru sudah divaksin semua. Mudah mudahan dalam waktu dekat PTM bisa dimulai," lanjut remaja yang mengaku bisa ikut vaksinasi covid-19 berkat informasi dari gurunya.

Irfan, bersama para pelajar yang baru saja divaksin covid-19, berjanji akan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas (5M).

Ferina Putri, 16, siswa kelas X SMAN 3 Solo juga optimistis vaksinasi covid-19 akan membuat kegiatan PTM di Solo akan segera dibuka.

"Kalau sudah tercapai herd immunity, saya yakin PTM dapat segera berlangsung," kata dia.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan vaksinasi massal pelajar di Solo dengan usia 12-17 tahun merupakan tahap pertama.

"Vaksinasi pelajar mulai menyasar 500 anak di lokasi SMAN 3 Solo untuk persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)," kata Gibran.

Selain vaksinasi, Pemkot Surakarta juga memberikan bantuan ponsel pada 500 siswa untuk PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh).

Pada bagian lain, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku, selama ini, siswa banyak bertanya kapan PTM di Jawa Tengah dimulai.

"Dengan vaksinasi pelajar ini bisa menjadi pintu dimulainya PTM," tandas dia. (OL-1)

BERITA TERKAIT