04 August 2021, 12:45 WIB

PMI Yogyakarta Tambah Lima Mesin Plasma Konvalesen


Ardi T Hardi | Nusantara

PALANG Merah Indonesia (PMI) Kota Yogya, DIY akan menambah hingga lima mesin plasma konvalesen. Upaya ini agar PMI Yogyakarta bisa lebih banyak memproduksi plasma konvalesen dari yang telah sembuh dari Covid-19.

Pengurus Harian PMI Kota Yogyakarta Lilik Kurniawan memaparkan, PMI Kota Yogyakarta menerima puluhan permintaan plasma konvalesen perharinya.

"Sampai saat ini PMI Kota Yogyakarta rata-rata baru bisa memproduksi sekitar 11 hingga 13 kantong plasma dalam sehari," ungkap Lilik, kemarin. Dengan tambahan mesin ini, lebih banyak pendonor plasma konvalesen yang bisa dilayani.

Proses donor plasma konvalesen, terang dia, membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam. Tidak semua pasien sembuh Covid-19 bisa mendonor plasma konvalesen. Calon pendonor plasma konvalesen diutamakan laki-laki dengani berat badan minimal 55 Kg.

"Diutamakan calon pendonor adalah laki-laki berusia 18-60 tahun dengan berat badan minimal 55 kg," kata dia. Perempuan juga bisa mendonor, tetapi dengan syarat belum pernah hamil atau melahirkan.

Secara terpisah, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, semakin banyak masyarakat yang memberi perhatian dan tahu tentang donor plasma konvalesen. Dengan kesadaran itu, ia berharap, semakin banyak penyintas yang bersedia menjadi pendonor.

"Kami akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait donor plasma konvalesen ini," terang dia.

Metode terapi pengobatan Covid-19 dengan plasma konvalesen diharapkan bisa menjadi penyemangat bagi para penyintas. "Bisa menjadi pendonor tentu juga bisa memberikan arti lebih bagi para penyintas. Meskipun pernah terkena Covid-19, mereka masih bisa berkontribusi atau berbuat baik untuk orang lain," terang dia.

Heroe terus menghimbau, warga yang telah sembuh dari covid-19 agar mau mendonorkan plasma darahnya. Dengan demikian proses penyembuhan pasien
Covid-19 meningkat. (OL-13)

Baca Juga: Animo Tinggi, Vaksinasi Di Gedung Sepintu Sedulang Bangka Membludak

BERITA TERKAIT