03 August 2021, 15:40 WIB

Pemkot Cirebon Sinergikan Stok Vaksin dengan TNI-Polri


Nurul Hidayah | Nusantara

JUMLAH vaksin yang akan dikirim di Kota Cirebon dianggap belum mencukupi. Ketersediaan vaksin terbantu dengan stok yang dimiliki oleh TNI-Polri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Edy Sugiarto, menjelaskan dalam waktu dekat Kota Cirebon kembali akan menerima vaksin Covid-19. ''Cuma 5.500,'' ungkap Edy. Jumlah tersebut akan menambah stok vaksin yang saat ini masih ada di Kota Cirebon sebanyak 4.500.

Jumlah tersebut, lanjut Edy, sebenarnya aman, namun perlu ditambah untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon. Untuk itu, Kota Cirebon menyinergikan stok vaksin dengan stok yang dimiliki TNI-Polri. ''Jadi TNI-Polri jauh lebih banyak,'' ungkap Edy. Mereka memiliki hingga 21 ribu vaksin.

Untuk itu, lanjut Edy, sinergi dilakukan antara Pemerintah Kota (Pemkot) dengan  TNI-Polri di Cirebon. Sehingga target terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok akhir tahun ini bisa tercapai.

Yaitu dengan menggelar vaksinasi massal di tiga titik di Kota Cirebon. ''Vaksinasi di 22 puskesmas juga terus jalan,'' ungkap Edy. Vaksinasi massal di tiga titik menyasar remaja hingga lansia dengan pendaftaran secara online.

Dengan gabungan stok vaksin yang ada, Edy berharap vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon bisa berjalan dengan lancar. Sehingga target dari gubernur Jabar untuk bisa menyelesaikan vaksinasi Covid-19 akhir tahun ini bisa tercapai.

Adapun positivity rate di Kota Cirebon menurut Edy saat ini masih tinggi. ''Positivity rate kita masih 76,7%,'' ungkap Edy. Dengan vaksinasi yang masif, Edy berharap positivity rate di Kota Cirebon bisa terus menurun. (UL/OL-10)
 

BERITA TERKAIT