02 August 2021, 18:00 WIB

Polisi Tetapkan Kades di Kabupaten Kapuas Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa


Surya Sriyanti | Nusantara

KEPALA Desa (Kades) Pantai, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalteng berinisial Wj ditetapkan polisi sebagai tersangka penggelapan Dana Desa Tahun Anggaran (TA) 2020.

Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti menjelaskan, penetapan tersangka penyalagunaan Dana Desa oleh Kades Pantai mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp791.074.500.

''Adapun kerugian keuangan negara sebesar Rp791.074.500 yang dikorupsi oleh pelaku dari Dana Desa T.A. 2020 juga tidak melakukan kegiatan fisik berupa pembangunan yang menggunakan anggaran Dana Desa,'' ujar Kapolres Kapuas AKBP Manang seperti dikutip dari rilis Humas Polda Kalteng, Senin (2/8/2021). Dana desa itu seharusnya dialokasikan untuk bantuan langsung tunai kepada masyarakat sebagai dampak dari pandemi covid-19.

Modus operandi dari Kades Pantai berinisial Wj itu dengan menggunakannya untuk membayar uang muka kredit mobil serta pembayaran kebutuhan bulanan dan berfoya-foya di dunia hiburan malam serta bermain judi online.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Kapuas guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

''Dalam kasus ini, pelaku kita jerat pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," pungkasnya. (SS/OL-10)

BERITA TERKAIT