30 July 2021, 23:05 WIB

PDIP Jawa Barat Gulirkan Bantuan Sosial


Bayu Anggoro | Nusantara

BERBAGAI bentuk kepedulian sosial terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi virus korona. Bantuan diberikan dalam bentuk sembako hingga uang tunai disalurkan dengan
harapan bisa mengurangi beban kebutuhan hidup.

Salah satunya yang dilakukan DPD PDI Perjuangan Jawa Barat dengan
menyalurkan bantuan makanan hingga obat-obatan dan oksigen. Bantuan
senilai total Rp12 miliar ini dikhususkan bagi warga yang menjalani
isolasi mandiri.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono menjelaskan, bantuan
tersebut disebar per hari ini ke posko di 27 kabupaten/kota di Jawa
Barat. Bantuan itu diberikan kadernya dari pintu ke pintu sesuai
kebutuhan.

"Semua bantuan senilai Rp12 miliar ini terhimpun dari kas partai, iuran
kader, sumbangan anggota legislatif tingkat kota, provinsi, dan RI serta kepala daerah dari PDIP. Mereka menyumbangkan dari sebagian gaji dan tunjangannya dalam satu bulan," katanya di Bandung, Jumat (30/7).

Khusus warga yang menjalani isoman, Ono memastikan kebutuhan obat dan
tabung oksigen untuk yang bergejala berat siap didistribusikan ke setiap rumah. "Kami melakukan pendataan terakit apakah warga yang positif covid-19 sudah terlayani klinik? Apakah sudah
menerima bantuan tunai? Dari situ kami koordinasi. Kalau belum, posko
wajib memberikan obat, vitamin, dan tabung oksigen," katanya.

Selain itu, pihaknya juga menggencarkan vaksinasi yang dilakukan
bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI dan Polri dengan target
penerima vaksin 27 ribu orang. "Vaksinasi belum 100%, kita dengar bantuan pemerintah juga belum merata. Kita melihat pandemi sudah jalan dua tahun dampak sosial dan ekonomi ke masyarakat semakin besar," kata Ono.


Akpol 91

 

Sementara itu, kegiatan sosial juga dilakukan para lulusan Akademi Kepolisian Angkatan 91. Mereka secara serempak melakukan kegiatan
sosial untuk memperingati 30 tahun masa bakti.

Direktur Intel Polda Jabar, Ruslan Ependi, bersama Direktur Krimum Polda Jabar, Pattopoy, menyebut, kesulitan yang dialami masyarakat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat Angkatan 91 Polri tergerak. Melalui Polda Jabar, angkatan 91 secara simbolis mengundang atlet disabilitas untuk mendapat bantuan sembako serta masker, Jumat (30/7).

Informasi yang dihimpun, angkatan 91 menyiapkan 1.000 paket sembako dan
3.000 masker untuk setiap wilayah. "Kami paham yang terdampak itu bukan
hanya masyarakat biasa, tapi para atlet disabilitas pun merasakan dampak juga selama PPKM ini," ucapnya.

Untuk di Kota Bandung, pemberian bantuan akan dibagi tiga lokasi utama
yakni Cikapayang, Alun-alun dan Antapani. Sisanya, akan diberikan untuk
mahasiswa perantau yang berada di asrama.

Ruslan menambahkan, Akpol angkatan 91 saat ini sudah menduduki jabatan
strategis di Polri, salah satunya Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.
"Untuk itu kami bersama-sama sepakat akan melalukan pemetaan agar bantuan bisa tepat sasaran," ungkapnya. (N-2)

BERITA TERKAIT