29 July 2021, 13:15 WIB

Vaksinasi Covid di Kota Tasikmalaya Lambat, Ini Penyebabnya


Adi Kristiadi | Nusantara

PEMERINTAH Kota Tasikmalaya terkendala percepatan vaksinasi bagi masyarakat, karena lambatannya pengirimanan dosis vaksin. Percepatan capaian vaksinasi baru mencapai 17,26 persen dengan target sasaran 560.243 orang.

Kepala Bidan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Asep Hendra Hendriana mengatakan, untuk mempercepat vaksinasi sesuai arahan dari pemerintah pusat sekarang ini ada beberapa kendala yang dihadapi terutama ketersedian vaksin dan pendistribusiannya.

"Untuk capaian vaksinasi di Kota Tasikmalaya sudah mencapai 17,26 persen dari sasaran 560.243 orang dilakukan oleh Polresta, Lanud Wiriadinata, Kodim 0612 Tasikmalaya. Namun, pencapaian tersebut masih belum merata bagi masyarakat karena pengiriman vaksinasi dari pusat terlambat. Stok di Dinas Kesehatan sendiri kosong," kata Asep Hendra, Kamis (29/7).

Ia mengatakan, kendala utama percepatan vaksinasi bagi masyarakat untuk terpenuhinya target herd immunity (kekebalan kelompok) adanya ketersediaan vaksin. Hal ini tergantung kiriman vaksin dari pemerintah pusat.

"Kami berharap agar para petugas puskesmas yang sudah mendapatkan vaksin dosis 1, bisa menjadwalkan vaksinasi ke 2. Ini untuk tidak membuat kebinggungan bagi Dinas maupun petugas puskesmas, dosis ke 2 memang sudah disiapkan dan layanan tetap berjalan," ujarnya.

Menurutnya, vaksin dosis ke 2 tidak bisa disuntikan untuk vaksinasi pertama kali. Vaksin dosis ke 2 hanya untuk warga yang sudah disuntik dosis pertama saja.

Asep mengungkapkan, Dinas Kesehatan telah meminta vaksin ke Provinsi sekitar 5.000 vial tetapi yang datang hanya 500 vial. Namun, pihaknya tetap bersyukur karena antusias masyarakat untuk divaksin sangat tinggi. Warga yang mendaftar sudah banyak, tinggal menunggu vaksin dosis pertama saja.

"Kalau vaksinnya ada kita siap untuk mencapai target percepatan vaksinasi. Keterlambatan vaksin jadi kendala dan mudah-mudahan, pemerintah pusat maupun provinsi Jabar bisa mengirimkan secepatnya," harapnya. (OL-13)

Baca Juga: Belum Divaksin Covid Dilarang Masuk ke Pelabuhan Makassar

 

BERITA TERKAIT