28 July 2021, 19:33 WIB

Sobatku 87 Gotong Royong Bantu Isoman Covid-19


Bagus Suryo | Nusantara

ALUMNI SMP Negeri 1 Pasuruan, Jawa Timur, tergabung dalam relawan dan satuan tugas Sobatku 87 bergotong royong membantu penanganan covid-19. Mereka menebar kebaikan dan kepedulian, membantu para alumni dan keluarganya yang sedang berjuang sembuh melawan covid-19. Bantuan disalurkan kepada pasien yang isolasi mandiri berupa obat-obatan, makanan, oksigen dan vitamin.

"Alhamdulillah dari 17 orang pasien sampai hari ini mengalami kondisi yang membaik dan sudah banyak juga yang dinyatakan sembuh (negatif)," tegas Irjen Pol Teddy Minahasa Putra yang juga alumni SMPN 1 Pasuruan, Rabu (28/7).

Selama ini Satgas Covid-19 SMP Negeri 1 Pasuruan terus bergerak membantu sesama. Fasilitas yang dimilki berupa mobil operasional sebagai sarana transportasi, ambulans, posko, peralatan medis di antaranya tabung oksigen, nebulizer, alat ukur saturasi, alat ukur suhu tubuh, dan lainnya.

"Kawan-kawan alumni yang terpapar covid-19 diberikan obat-obatan, vitamin, nutrisi, sampai dengan dukungan makan tiga kali sehari selama pelaksanaan isolasi mandiri," katanya.

Selain itu, satgas membantu obat-obatan dan nutrisi. Teddy berharap dengan kegiatan kemanusiaan serupa bisa memotivasi munculnya relawan yang lain turut membantu sesama anak bangsa dalam menanggulangi pandemi covid-19.

"Relawan-relawan semestinya hadir dalam kondisi seperti ini untuk membantu pemerintah dalam menjaga keselamatan bangsa, bukan marak ketika Pemilu dan Pilkada saja," ujarnya.

Teddy melakukan kegiatan kemanusiaan ini sejak Juni 2021. Semula membantu sesama polisi yang terpapar covid-19. Saat itu, banyak polisi yang isoman karena keterbatasan kapasitas atau daya tampung rumah sakit di Jakarta. Teddy menyaksikan sendiri fenomena pasien isoman tanpa pengawasan dan treatment medis. Bahkan, pasien mengonsumsi obat-obatan seadanya karena kesulitan akses ke RS. Lalu, Teddy berpikir, di Jakarta saja seperti itu, apalagi di kota kecil seperti  Pasuruan dan Malang.

"Jakarta yang begitu serba ada saja ternyata pasien covid-19 kesulitan mendapatkan penanganan medis," tuturnya.

Dari pengalaman itulah, Teddy menginisiasi para alumni SMPN 1 Pasuruan angkatan 1987 membentuk relawan. Sampai kini, mereka berkegiatan kemanusiaan membantu pananganan covid-19. (BN/OL-10)
 

BERITA TERKAIT