27 July 2021, 20:33 WIB

Upaya Turunkan Kasus Covid-19, Pemkab Sukoharjo Gencarkan Vaksinasi


mediaindonesia.com | Nusantara

 

DENGAN didukung pihak swasta, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng) menggelar pertama pelayanan vaksinasi Covid-19 di The Park Mall Solo Baru, Sukoharjo.

Kegiatan vaksinasi Covid-19 itu mendapat kunjungan dari Bupati Sukoharjo Hj. Etik Suryani SE, MM bersama Wakil Bupati Sukoharjo Drs. H. Agus Santosa, Komandan Kodim 0726 Sukoharjo, dan Kapolres Sukoharjo.

Kehadiran Bupati Sukoharjo juga didampingi CEO Konimex Group Rachmadi Joesoef, Chief Strategy Officer Konimex Group Edward Setiawan Joesoef, Chief of Medical Halodoc dr. Irwan Heriyanto, MARS, dan Business & Marketing Director The Park Mall Solo Baru Danny Johannes.

Sentar vaksinasi yang mendapat dukungan dari Konimex  diharapkan dapat memberikan perlindungan tambahan bagi ribuan masyarakat Kabupaten Sukoharjo di tengah meningkatnya kasus positif Covid-19 di berbagai wilayah.

Dimulai pada Senin (26/07), kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis satu akan direncanakan untuk berjalan selama beberapa hari ke depan dan interval 28 hari untuk penyuntikan dosis kedua.

Adapun target peserta penerima vaksinasi Covid-19 yang dapat mendaftarkan diri melalui Aplikasi Halodoc adalah masyarakat umum yang berusia minimal 18 tahun pemegang KTP Sukoharjo.

Ditemui di sela kunjungan, Etik Suryani mengungkapkan apresiasinya terhadap pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Sukoharjo.

“Saat ini Pemerintah Kabupaten Sukoharjo masih terus bekerja keras untuk meningkatkan cakupan vaksinasi yang saat ini masih berada di angka 13,95 % atau 100.415 penduduk,” jelasnya dalam keterangan pers, Selasa (27/7).

“Oleh karena itu upaya kami untuk terus melakukan percepatan vaksinasi bahkan di situasi PPKM Darurat ini tidak pernah surut demi memastikan masyarakat mendapatkan akses vaksin sebagai bagian dari upaya menurunkan kasus Covid-19,” ucapanya.

“Oleh karena itu, saya berterima kasih pada Konimex, Halodoc, dan The Park Mall telah membantu memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19,” tambah Bupati Sukoharjo.

Ke depannya, Etik Suryani berharap dukungan dari berbagai pihak dan selalu berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta Pemprov Jateng agar kuota vaksin Covid-19 di Sukoharjo ditambah sehingga mencapai target dari Kemenkes sebesar 719.754 penduduk tervaksin.

Dukungan yang sangat besar dari Konimex Group yang merupakan perusahaan asli Sukoharjo berharap dapat terus memberikan kontribusi bagi bangsa Indonesia pada percepatan program Vaksinasi Covid-19.

“Kabupaten Sukoharjo memiliki tempat spesial bagi perjalanan Konimex Group selama 54 tahun. Selaras dengan komitmen kami dalam menyehatkan semua orang, penyelenggaraan vaksinasi ini adalah bentuk kontribusi kami dalam mempercepat penyelesaian pandemi di Indonesia,” kata Chief Strategy Officer Konimex Group Edward Setiawan Joesoef.

Menjadi lokasi vaksinasi Covid-19 bukanlah kali pertama bagi The Park Mall. “Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dan juga pihak-pihak lain yang telah memberikan kepercayaan dan tanggung jawab pada The Park Mall Solo Baru untuk ambil bagian dalam kegiatan ini,” kata Business & Marketing Director The Park Mall Solo Baru Danny Johannes.

“Tentunya kami berharap dengan percepatan vaksinasi ini dapat turut mempercepat selesainya PPKM Darurat dan pemulihan ekonomi,” tambah Danny.

Walaupun terdapat penyesuaian dalam proses pendaftaran melalui aplikasi Halodoc, animo masyarakat tetap tinggi. Terbukti bahwa selang beberapa jam pendaftaran dibuka, slot jadwal vaksinasi telah penuh hingga 7 hari ke depan.

Chief of Medical Halodoc, dr. Irwan Heriyanto, MARS, juga menyampaikan bahwa sebagai mitra resmi pertama dari Kemenkes RI untuk vaksinasi massal, Halodoc akan terus berkomitmen untuk memperluas fasilitasi vaksinasi Covid-19 yang kini telah membantu lebih dari 250.000 masyarakat mendapatkan akses pada vaksin ini.

 Selain itu, dr. Irwan turut memberikan beberapa rekomendasi bagi warga Sukoharjo yang baru saja menerima vaksin dosis pertama, diantaranya:

Pertama. Gejala pasca vaksinasi sangat mungkin terjadi dan membuat tubuh mengeluarkan reaksi ringan seperti pusing, demam, nyeri di area suntik, atau mual.

Hal ini sangat wajar terjadi, jika warga mengalami hal ini setelah observasi selesai, pastikan langsung mengkonsumsi Paracetamol dan gejala akan membaik dengan sendirinya.

Namun jika ada warga yang merasa gejala sudah berkepanjangan atau intensitas nyerinya terus bertambah padahal sudah mengkonsumsi obat, kontak PIC vaksinasi yang tertera di kartu vaksin atau gunakan layanan telemedisin dari rumah.

Kedua. Ikuti protocol selama masa PPKM Darurat termasuk menghindari aktivitas di luar rumah untuk beberapa hari kedepan.

Jika memungkinkan, lakukan kerja dari rumah (Work from Home) agar kemungkinan transmisi virus Covid-19 lebih rendah saat tubuh masih dalam tahap penyesuaian dengan vaksin.

Ketiga. Banyak istirahat dan konsumsi makanan bergizi. Konsumsi air kelapa hijau murni juga dapat membantu memperkuat imun tubuh. (RO/OL-09)

 

 

BERITA TERKAIT