27 July 2021, 18:33 WIB

Kasad Kunjungi Faskes TNI AD di Solo dan Bawa Bantuan Dokter serta Beras dan Daging


Widjajadi | Nusantara

KEPALA Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa secara mengejutkan mengunjungi Kota Solo, Selasa sore (27/7). Kedatangan Kasad sambil membawa bantuan dokter, nakes (tenaga kesehatan) serta sejumlah obat obatan, dan juga membawa bantuan beras dan daging.

''Sebenarnya sejak hari sabtu saya sudah datang di Jogja. Kita membawa bantuan tenaga medis untuk rumah sakit (RS) Angkatan Darat maupun rumah sakit pusat," kata Andika di sela sela kunjungan ke Rumkitlap (Rumah Sakit Lapangan) Benteng Vastenberg Solo.

Selain mengunjungi Rumkitlap, Kasad bersama isteri dan rombongan Mabes AD, dengan didampingi Wali Kota Gibran Rakabuming Raka juga mengunjungi RS Angkatan Darat Slamet Riyadi, Solo.

Intinya, lanjut mantan Danpaspampres itu, bahwa kunjungan di fasikitas kesehatan TNI AD di Kota Solo ini untuk berbagi apa saja, bagi percepatan penanganan pandemi covid 19 yang masih tinggi ini.

"Kita persiapkan dari anggaran Angkatan Darat sendiri, atau lebih tepatnya kita sisihkan dari penghematan-penghematan anggaran yang ada sehingga bisa membantu untuk para nakes yang 3-4 minggu terakhir, sangat kegiatannya sangat padat," imbuh dia.

Karena itu, Kasad dalam kunjungan membawa bantuan daging, beras yang bisa untuk 5 hari dan herbal untuk meningkatkan imunitas para nakes di lingkungan RS Angkatan Darat.

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dalam kesempatan kunjungan juga menegaskan, bahwa selama ini TNI AD sudah berkoordinasi atau kerja sama dengan Pemkot, dalam penanganan pasien covid, yang ditangani RS Angkatan Darat.

''Sangat erat kita kerjakan bersama-sama untuk menangani ini sehingga lebih cepat tertangani. Itulah (maksud) kedatangan kami di RS Slamet Riyadi, yang penting kita sudah sepakat saling sinergi," tegas dia sekali lagi.

Pasien Covid 19 di Jawa Tengah yang ditangani RSAD secara umum sudah turun 60%, namun khusus penanganan di ICU masih 80%. Karena itu TNI AD memberikan bantuan, dokter, perawat, obat-obatan dan oksigen.

Oksigen didatangkan dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan dari Jawa Tengah. "Kita juga kirim ke provinsi lain, khususnya untuk penanganan (pasien covid-19) yang sedang tinggi-tingginya pasien yang terpapar, agar bisa cepat turun," pungkas dia. (WJ/OL-10)

BERITA TERKAIT