26 July 2021, 13:47 WIB

DPD Partai NasDem Karawang Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal


Reza Sunarya | Nusantara

DPD Partai NasDem Karawang Jawa Barat mengelar vaksinasi secara massal. Sebanyak 1.000 warga Karawang ditargetkan bisa divaksin yang diselenggarakan DPP NasDem Karawang berlangsung pada 25-27 Juli 2021.

Ketua DPD Partai Nasdem Karawang, Dian Fahrud Jaman mengungkapkan, vaksinasi Covid-19 di Karawang oleh Partai NasDem tersebut ditargetkan 1000 warga Karawang.

Vaksinasi yang digelar di Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini dari tanggal 25-27 Juli 2021. Dengan setiap harinya antara 300 hingga 400 warga yang disuntik vaksin.

Antusias warga yang mengikuti vaksin Covid-19 sangatlah tinggi.Pada saat Partai NasDem Karawang membuka pendaftaran secara online sudah ada sebanyak 500 warga mendaftar.

"Ada 500 warga yang mendaftar di hari pertama pembukaan pendaftaran. Ini mendatakan antusias warga mengikuti vaksin sangat tinggi," kata Dian.

Dian berharap, dengan dibantunya semua elemen masyarakat dalam mengajak vaksinasi Covid-19. Ia harapkan semakin tercepatnya kekebalan kelompok di warga.

Sementara, Ketua DPW NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa menargetkan vaksinasi massal sebanyak 30 ribu warga di tujuh daerah Jawa Barat divaksin Covid-19.

" Sebanyak tujuh daerah yang menyelenggarakan vaksin massal, kita menyiapkan 30 ribu dosis vaksin Covid-19," kata Ketua DPW Partai NasDem Jabar, Saan Mustopa di sela memantau proses vaksinasi di Karawang, Minggu (25/7)

Saan mengatakan, vaksinasi yang dilakukan melalui Partai NasDem sebagai dukungan terhadap percepatan vaksinasi di Indonesia. Bagaimana pemerintah menargetkan 1 juta vaksin setiap harinya.

"NasDem sebagai partai pendukung, tentu akan mendukung kebijakan pemerintah untuk membantu kecepatan vaksinasi yang ditargetkan segera menciptakan kekebalan kelompok," katanya.

Selain itu, NasDem juga berencana akan menyiapkan tempat untuk vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak minimal usia 12 tahun. "Kemungkinan kita kita juga akan menyiapkan untuk anak-anak," katanya.(RZ/OL-09)

BERITA TERKAIT