26 July 2021, 10:25 WIB

Siswa di Sikka Dipulangkan akibat Sosialisasi PPKM Level 4 Telat


Gabriel Langga | Nusantara

SEJUMLAH siswa-siswi sekolah dasar yang akan mengikuti kegiatan belajar mengajar secara terbatas dipulangkan oleh pihak sekolah. Hal ini dikarenakan Kabupaten Sikka masuk dalam status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dari pemerintah pusat sampai dengan 2 Agustus 2021.

Berdasarkan pantauan mediaindonesia.com, Senin (26/7) di sejumlah sekolah dasar yang ada di wilayah Kota Maumere. Sejak pukul 07.00 WITA, terlihat sejumlah orang tua mengantarkan anaknya terutama siswa baru kelas satu ke sekolah. Namun, baru sekitar setengah jam di seoklah, mereka dipulangkan oleh pihak sekolah. Orang tuanya yang menunggu anaknya cukup terkejut karena singkatnya kegiatan belajar mengajar. Selanjutnya anak-anak diizinkan kembali ke sekolah pada 2 Agustus 2021.

Salah satu orang tua siswi yang anaknya sekolah di SD Inpres Maumere Bertingkat, Hendrika Heni mengatakan, berdasarkan surat dari pihak sekolah kepada orang tua bahwa pelaksanaan KBM secara terbatas digelar 26 Juli 2021.

"Sampai di sekolah baru setengah jam, anak-anak langsung dipulangkan karena Sikka masuk PPKM level 4. Anak-anak baru diizinkan ke sekolah pada tanggal 2 Agustus 2021. Tadi juga pihak sekolah berikan anak-anak tugas untuk dikerjakan dirumah," ujar dia.

Dia mengaku sebagai orang tua apapun kebijakan dari pemerintah atau pihak sekolah suka atau tidak harus diikuti. Hal ini demi kebaikan anak-anak apalagi Kabupaten Sikka saat ada peningkatan kasus Covid-19 yang cukup tinggi. "Apa yang dilakukan oleh pemerintah juga untuk kebaikan anak-anak kita. Kami sebagai orang tua mengikuti saja," kata Hendrika Heni pasrah.

Sementara itu, terlihat Kepala Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sikka, Adeodatus Buang Da Cunha menyambangi sejumlah sekolah mulai dari SD,SMP dan SMA yang masih melakukan aktivitas KBM. Ia pun dengan humanis meminta pihak sekolah untuk menghentikan KBM sementara mengingat Sikka masuk PPKM level 4.

Kasatpol PP Adeodatus memberikan edukasi kepada para siswa-siswi sebelum dipulangkan ke rumah masing-masing, dengan menjelaskan kondisi dan situasi Kabupaten Sikka dalam kasus Covid-19. Para pelajar diminta disiplin mematuhi protokol kesehatan.

"Tolong disiplin protokol kesehatan seperti pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan menghindari mobilitas saat berada di rumah masing-masing. Semua demi kebaikan bersama agar pandemi segera hilang dari Sikka dan Indonesia," pesannya. (OL-13)

Baca Juga: Dapur Umum Balai Kemensos Bekasi Salurkan 13 Ribu Makanan untuk Nakes

BERITA TERKAIT