26 July 2021, 08:40 WIB

Semalam Lava Pijar Gunung Merapi Meluncur 37 Kali Status Level III


Agus Utantoro | Nusantara

GUGURAN lava pijar Gunung Merapi dari pukul 18.00 WIB hari Minggu (25/7) hingga pukul 06.00 WIB hari Senin (26/7) yang mengarah ke barat daya teramati sebanyak 34 kali dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter dari puncak kawah. Sedangkan yang mengarah ke tenggara teramati sebanyak 3 kali dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter dari punca kawah.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi, Triyono, Senin (26/7), menjelaskan, dari sisi kegempaan, seismogram pada kurun 12 jam tersebut mencatat, kegempaan guguran sebanyak 80 kali dengan durasi terpanhang 161,2 detik dan amplitudo terpanjang  39 milimeter, sedangkan kegempaan hembusan sebanyak 11 kali dengan durasi terpanjang 24,3 detik dan amplitudo terpanjang 13 milimeter.

"Kegempaan fase banyak atau hybrid 94 kali dengan durasi terpanjang 11,5 detik dan amplitudo terpanjang 22 milimeter," katanya.

Kegempaan lainnya, ujarnya, vulkanik dangkal sebanyak 40 kali dengan durasi terpanjang 35,1 detik dan amplitudo  terpanjang 75 milimeter. Selama masa pengamatan tersebut, cuaca cerah dan berawan, angin bertiup  lemah hingga sedang ke arah timur pada petang hingga malam dan berubah ke arah barat pada dinihari. Suhu udara 11-19.4 derajat Celsius, kelembaban udara 38-63 %, dan
tekanan udara 627-718.9 mmHg.

Hingga saat ini status Gunung Merapi masih ditetapkan pada Level III atau Siaga. (OL-13)

Baca Juga: BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini

BERITA TERKAIT