25 July 2021, 06:50 WIB

Obat Covid-19 dan Vitamin Sulit Dicari di Bandarlampung


mediaindonesia.com | Nusantara

KETERSEDIAAN sejumlah obat terapi covid-19 seperti Oseltamivir produksi Indofarma dan Favipiravir serta Azithromycin produksi Kimia Farma sulit didapat di sejumlah apotek Bandarlampung. Begitu pula vitamin D3 5000 UI dan Enervon C.

"Obat Covid-19 dan vitamin tersebut sudah tak ada. Stoknya kosong Mas," kata pegawai apotek di Bandarlampung, Sari.

Ia mengakui stok obat covid dan vitamin tersebut sudah lama kosong karena tak dipasok lagi oleh distributor.

"Sudah lama kosong stok obat Oseltamivir, Favipiravir, dan Azithromycin," tuturnya.

Pegawai apotek di Bandarlampung lainnya, Kun, mengatakan bahwa obat covid dan vitamin tertentu stoknya sudah tak ada.

"Obat Oseltamivir dan Favipiravir, stoknya sudah tak ada, tapi obat sejenis seperti Avigan dan Azithromycin masih ada meski stoknya terbatas," ungkap Kun.

Baca juga: Usai Disidak Presiden, Stok Obat Covid-19 di Apotek Villa Duta Tetap Kosong

Sementara, lanjut dia, untuk beberapa jenis vitamin seperti Enervon C dan D3 5000 UI juga stoknya kosong. Namun untuk D3 100, Vitacimin, Ester C, vitamin B dan Zinc masih tersedia meski stoknya terbatas.

Sebelumnya pada Jumat (23/7), Presiden Jokowi mengecek langsung ketersediaan obat terapi covid-19 di apotek tersebut. Namun, apoteker menjawab stok Oseltamivir kosong. Presiden menanyakan kembali di mana ia harus mencari obat tersebut.

Apoteker mengatakan pihaknya sudah lama tidak menerima pasokan Oseltamivir. Terakhir, stok Oseltamivir yang sempat tersisa adalah merek Fluvir.

"Tapi sekarang juga sudah kosong," kata apoteker wanita tersebut.

Presiden kemudian menanyakan lagi ketersediaan obat jenis Favipiravir. Apoteker juga menjawab tidak punya stoknya, begitu juga dengan vitamin D3. Apotek tersebut hanya memiliki vitamin D3 1000, sedangkan D3 5000 sudah habis. Kepada Jokowi, apoteker menyampaikan pihaknya sudah memesan lagi produk vitamin tersebut, namun tidak dapat.

Hingga akhirnya Presiden menelepon Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk memberitahu bahwa obat-obatan yang ia cari untuk terapi covid-19 kosong di pasaran.(Ant/OL-5)

BERITA TERKAIT