24 July 2021, 21:55 WIB

Hindari Kerumunan, Penyembelihan Hewan Kurban di Rumah Amal Salman Disiarkan Online


Bayu Anggoro | Nusantara

HARI raya Idul Adha 1442 Hijriyah berlangsung di tengah masa
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Hal ini menjadikan
Kementerian Agama mengeluarkan aturan bahwa pelaksanaan penyembelihan hewan kurban perlu dibatasi agar tidak mengundang kerumunan.

Salah satunya diikuti Rumah Amal Salman dengan melaksanakan kurban tahun ini secara virtual. Inovasi ini dilakukan agar tetap bisa melayani pengkurban yang ingin menyaksikan penyembelihan hewan kurbannya.

"Pada pelaksanaan kurban tahun ini, sebisa mungkin jumlah para petugas di lapangan dibatasi, dan tentunya menjalankan prokes yang ketat. Kurban yang diadakan secara virtual pun merupakan bentuk ikhtiar kami agar kegiatan kurban terlaksana dengan aman," ucap Ena Fitriana, Ketua Kurban 1442 H Rumah Amal Salman, Sabtu (24/7).

Adapun fokus kurban tahun ini tidak banyak berubah dari tahun
sebelumnya. Pendistribusian hewan hidup tetap diantarkan untuk
wilayah-wilayah yang minim kurban, termasuk juga bagi mereka yang
terkena dampak pandemi.

Sementara untuk pendistribusian daging yang hewannya disembelih di Salman, dibagikan langsung kepada pedagang, pelaku UMKM, dan warga sekitar Salman. Tahun ini lebih dari 1.300 domba, 62 sapi, dan 2 unta yang berhasil dihimpun.

Karena itu, titik pesebaran hewan pun menjadi lebih banyak. Ada
lebih dari 140 titik lokasi penyembelihan hewan kurban.

Penyembelihan dibagi menjadi 3 hari, memanfaatkan hari tasyrik
sebagaimana intruksi pemerintah. Penyembelhan paling banyak masih
didominasi di wilayah Kota Bandung.

Sisanya di Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten
Purwakarta, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Sukabumi. Selain itu,
penyembelihan juga dilakukan di wilayah kantor cabang Rumah Amal,
seperti Jakarta, Cirebon, Tasikmalaya, Garut, dan Padang.

Adapun pelaksanaan di luar pulau jawa, diadakan di Nusa Tenggara Barat,
Nusa Tenggara Timur, Jambi, Lampung, Aceh, dan Kalimantan Selatan.
Sementara untuk kurban luar negeri dilaksanakan di Palestina, Suriah,
Rohingya, dan Somalia.

Kurban ini juga berkolaborasi dengan masjid-masjid kampus, seperti
Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), dan Institut Teknologi Sumatera (Itera). "Wilayah pesebaran yang tercatat pernah tersampaikan di tahun lalu. Tentu, harapan di tahun ini juga tidak jauh berbeda. Semakin banyak yang berkurban, semakin banyak penghimpunan hewan, semakin banyak juga penerima manfaatnya," ujar Muhammad Kamal Muzakki, Direktur Rumah Amal Salman.

Kamal juga menambahkan, pencapaian tahun ini tidak lepas dari
partisipasi masyarakat. Terlebih di tahun ini, kurban sangat bisa
menjadi perantara bagi mereka yang terkena dampak pandemi. "Harapan
lainnya, semoga ujian pandemi segera berakhiri, sehingga kita semua bisa beramal lebih leluasa." (N-2)

BERITA TERKAIT