24 July 2021, 15:50 WIB

Satu Hari Jelang Berakhirnya PPKM Darurat Jalur Tikus Perbatasan Jateng-Jabar Ramai


Supardji Rasban | Nusantara

SATU hari menjelang berakhirnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat jalur alternatif yang biasanya dijadikan jalur tikus di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat, terlihat ramai lancar. Jumlah kendaraan baik dari arah Jawa Barat maupun Jawa Tengah, relatif seimbang.
     
Pemantauan di perbatasan jalur alternatif yang biasanya di dijadikan jalur tikus yakni di ruas jalan Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah sepanjang Sabtu (24/7), kendaraan baik dari arah Jawa Barat maupun Jawa Tengah, didominasi kendaraan berat jenis truk.
     
Selain itu, arus lalu lintas juga diramaikan dengan mobil pribadi dan juga pesepeda motor yang umumnya warga lokalan baik dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah maupun Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
     
Seorang warga pedagang tahu gejrot yang biasa mangkal di jembatan Cisanggarung, Desa Bojongsari, Losari, Brebes, Sarman, 42, membenarkan ramainya arus lalu lintas kendaraan yang melintas baik dari arah Jawa Barat maupun Jawa Tengah. ''Setiap harinya ramai dan itu sudah berlangsung lama," tutur Sarman.
     
Sarman sendiri mengaku dagangan tahu genjrotnya tetap laku tidak terlalu terpengaruh adanya PPKM Darurat. "Yang penting menerapkan protokol kesehatan. Saya selalu memakai masker," ucapnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi), memutuskan untuk memperpanjang PPKM darurat hingga 25 juli 2021. Jika tidak ada aral
melintang, maka PPKM Darurat akan berakhir pada 26 Juli dengan catatan perkembangan kasus Covid-19 menunjukkan penurunan. Pemerintah pun akan berupaya menekan angka kasus dalam seminggu ke depan. (JI/OL-10)

BERITA TERKAIT