24 July 2021, 16:15 WIB

Semua Daerah di Sumsel tak Boleh Belajar Tatap Muka


Dwi Apriani | Nusantara

GUBERNUR Sumatra Selatan Herman Deru menegaskan hingga saat ini semua sekolah di 17 kabupaten dan kota di Sumsel belum ada yang melakukan belajar tatap muka. Hal itu dilatarbelakangi karena masih tingginya angka penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Apalagi delapan daerah masih berstatus sebagai zona merah penyebaran Covid-19. Adapun delapan daerah itu yakni Palembang, Musi Rawas, OKI, Lahat, Muara Enim, Banyuasin, Prabumulih, Lubuklinggau. "Untuk sekolah tatap muka 100% belum diizinkan," ucap Herman Deru, Sabtu (24/7).

Bahkan meski sudah menerapkan kesiapan prokes yang ketat sekalipun, pihaknya tetap tidak memperbolehkan sekolah tatap muka. Apalagi, sampai saat ini vaksinasi bagi tenaga pengajar belum semuanya selesai. "Kita tunggu kondisi pandemi membaik. Kami minta agar para orangtua memahami ini," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Riza Fahlevi, mengatakan izin belajar tatap muka tersebut hanya ditujukan bagi SMA/SMK sederajat yang berada di wilayah zona aman dari kasus Covid-19. Pihak sekolah nantinya terlebih dahulu harus meminta izin kepada wali murid dan dinyatakan dengan keterangan tertulis sebelum pembelajaran dimulai.

Selain itu, sekolah juga mengaplikasikan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan protokol kesehatan. Seperti mengatur jarak tempat duduk, menyediakan tempat cuci tangan, dan mewajibkan siswa menggunakan masker.

Menurut Riza, pihaknya sebelumnya telah mengagendakan belajar tatap muka terbatas untuk seluruh sekolah tingkat SMA/SMK pada tahun ajaran baru ini. Tapi hal itu tertunda setelah Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. "Kita menunggu instruksi dari Gubernur Sumsel. Untuk saat ini, kegiatan belajar mengajar masih dilakukan secara daring," pungkasnya. (DW/OL-10)

BERITA TERKAIT