22 July 2021, 21:07 WIB

Pemkot Yogyakarta Siapkan Relaksasi bagi Pedagang Pasar Tradisional


Ardi Teristi | Nusantara

PPKM Darurat telah membuat 29 pasar tradisional di Kota Yogyakarta tidak bisa beroperasi seperti biasa. Pemkot Yogyakarta pun telah menyiapkan skema relaksasi bagi pedagang yang terdampak.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono, menjelaskan, relaksasi retribusi diusulkan didasarkan Keputusan Wali Kota (Kepwal) sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Yogyakarta Nomor 6 Tahun 2018. 

Pedagang nonsembako menutup kios mereka selama PPKM Darurat dan diperpanjang saat PPKM level IV. Pasalnya, saat PPKM Darurat maupun level IV, hanya pedagang sembako yang diperkenankan berdagang.

Relaksasi retribusi bagi pedagang sembako diusulkan sekitar 25% sampai dengan 50% sedangkan nonsembako diusulkan sebesar 75%. "Kami menyesuaikan dengan dampak yang dirasakan pedagang," tutup dia. 

Baca juga: Kadis Ketahanan Pangan Kepulauan Riau Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Jangka waktu pemberian relaksasi retribusi menunggu arahan selanjutnya dari Wali Kota Yogyakarta. (OL-14)

BERITA TERKAIT