22 July 2021, 19:19 WIB

Dua Dokter di Lamongan Meninggal Terpapar Covid-19


M Yakub | Nusantara

DUA dokter di Lamongan, Jawa Timur, meninggal dunia dan dinyatakan positif covid-19. Keduanya diduga mengalami kelelahan usai mengurus pasien. Kedua dokter yang meninggal itu atas nama dr Sri Maryati dokter umum RSUD Ngimbang dan dr Tulus Pudjianto yang sehari-hari menjabat Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang RSUD dr Soegiri, Lamongan.

"Betul ada dua nakes kita meninggal seusai menjalankan tugas," kata Kabag Protokoler dan Informasi Pemkab Lamongan Arif Bachtiar, Kamis (22/7) siang.

Menurut dia, dari hasil infornasi yang diterima, kedua dokter itu meninggal akibat kelelahan usai menjalankan tugas merawat pasien. Kemudian, dari hasil tes yang dilakukan Dinas Kesehatan disebutkan keduanya terpapar covid-19.

"Hasil tesnya positif sehingga diterapkan protokol covid-19," tuturnya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Lamongan Salurkan Bantuan 141 Ton Beras

Tidak dirinci apakah keduanya putra asli Kabupaten Lamongan atau berasal dari daerah lain. Hanya dijelaskan jenazah keduanya telah dimakamkan pada Rabu (21/7).

Arif juga mengungkap hingga saat ini sudah ada 150 nakes yang bertugas di Kabupaten Lamongan terpapar covid-19. Dari jumlah itu, sebagian sudah selesai masa pengobatan.

Setahun lalu, Kepala UPT Puskesmas Mantup dr Arief Agoestono Hadi juga meninggal dunia pada Senin (12/7) lalu dan terkonfirmasi positif covid-19.

Pemkab Lamongan melalui Posko Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 (GTPPC) Lamongan memberikan santunan kepada putra tunggal almarhum, Noval. Sehari sebelumnya, Noval juga kehilangan ibunya, Purnomosasi Prihatini Asri Melati, yang juga terkonfirmasi positif covid-19.(OL-5)
 

BERITA TERKAIT