22 July 2021, 16:54 WIB

Pemkot Malang Salurkan Sembako dan Oksigen untuk Warga Isoman


Bagus Suryo | Nusantara

SEBANYAK 1.634 warga di Kota Malang, Jawa Timur, yang menjalankan isolasi mandiri (isoman) akibat terpapar covid-19 menerima bantuan sembako dan oksigen. Bantuan bahan makanan segera didistribusikan setelah Pemkot Malang 
mengumpulkan 1.500 paket sembako.

"Sebanyak 1.250 paket dibagikan melalui lima kecamatan dan 250 paket sembako diserahkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang," tegas Wali Kota Malang Sutiaji, Kamis (22/7). Sutiaji menjelaskan semua warga isoman dipastikan mendapatkan bantuan sembako. 

Bantuan itu, lanjutnya, berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang, termasuk dari Gerakan Seribu oleh ASN dan corporate social responsibility (CSR) yang terkumpul di Pemkot Malang. "Itu untuk backup teman-teman kita yang isolasi mandiri," katanya.

Penyaluran bantuan dan pendataan melibatkan RT/RW. Pasalnya, ketangguhan informasi yang sudah terbentuk lewat PPKM mikro akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanganan pandemi. "Ini tetap basisnya menguatkan RT dan RW karena mereka yang lebih mengetahui jumlah warga penerima bantuan," ujarnya.

Bahkan, pengurus RT dan RW memahami kondisi di tingkat mikro termasuk jumlah warga yang sudah menerima vaksinasi, penerima bantuan sosial, isoman, sampai pembaharuan data terbaru. Kini, Pemkot sedang membeli tabung agar oksigen bisa menjangkau mereka yang isoman.

"Nanti akan kami pinjamkan ke saudara yang sedang menjalankan isolasi mandiri dan mereka yang butuh suplai oksigen. Ini seiring dengan komitmen pemerintah provinsi bahwa ada isi ulang oksigen gratis," tuturnya.

Baca juga: Kodam II Sriwijaya dan Polda Sumsel Distribusikan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Husnul Muarif mengatakan data sementara warga isoman sebanyak 1.634 orang. Mereka yang isoman itu terkonfirmasi positif dari hasil PCR. "Data itu masih cenderung fluktuatif karena setiap hari terdapat pasien yang telah selesai isoman maupun baru memulainya," kata Husnul. (OL-14)

BERITA TERKAIT