22 July 2021, 15:25 WIB

Kapolda Jateng Pantau Serbuan Vaksinasi TNI-Polri di Polres Klaten 


Djoko Sardjono | Nusantara

KAPOLDA Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memantau serbuan vaksinasi TNI-Polri di Polres Klaten, Kamis (22/7). Kegiatan vaksinasi massal dosis pertama ini diikuti sekitar 3.000 orang yang berasal dari 26 kecamatan di Klaten.

Pantauan kegiatan vaksinasi massal di Mapolres Klaten, Kapolda Ahmad Luthfi didampingi Kapolres AKB Edy Suranta Sitepu, Bupati Sri Mulyani, Dandim 0723 Klaten Letkol (Inf) Joni Eko Prasetyo, dan pejabat utama Polda Jateng.

Sebelumnya, Rabu (21/7), Polres Klaten juga telah menggelar vaksinasi massal besar-besaran secara gratis. Kegiatan vaksinasi ini diikuti sekitar 3.000 orang untuk dosis pertama dan 300 orang suntik vaksin dosis tahap kedua.

Seusai melakukan pantauan kegiatan vaksinasi di tiga gerai presisi Polres Klaten, Kapolda Ahmad Luthfi kepada awak media mengatakan, bahwa kegiatan vaksinasi yang sama juga di laksanakan di seluruh kabupaten/kota di Jateng.

Sebagaimana diketahui, bahwa Polda Jateng memiliki 336 gerai presisi yang setiap hari melaksanakan kegiatan vaksinasi secara massal. Dan, setiap hari bisa melakukan vaksinasi 28.000 orang, selain TNI dan Pemda.

Guna meningkatkan herd imunity, Kapolda juga mengimbau lembaga selain Pemda dan TNI-Polri segera melaksanakan kegiatan vaksinasi. Sehingga, ketahanan dan kesehatan masyarakat di Jateng secara komunal meningkat.

''TNI-Polri itu membantu pemda dalam pelaksanaan vaksinasi. Untuk itu, Polda Jateng menyiapkan 330 nakes. Selain itu, ada 362 mahasiswa sukarelawan yang di-BKO untuk membantu kegiatan vaksinasi di gerai presisi,'' katanya.

Terkait kebijakan PPKM darurat yang kemudian meningkat pada level 4, 3, dan 2, kata Kapolda, TNI-Polri dan pemda mendukung  percepatan penyaluran bansos. Polda pun telah mendistribusikan beras 380 ton ke polres jajaran.

''Masing-masing polres sudah disalurkan 6 ton untuk kegiatan bakti sosial bagi masyarakat terdampak PPKM darurat dan mikro. Tetapi, bantuan diutamakan untuk masyarakat sosial banding yang mendukung tugas kepolisian,'' jelasnya.

Menyoal penanganan covid-19 di Klaten, Kapolda mengatakan akan diterapkan manajemen kontijensi. Untuk itu, pejabat Polda Jateng akan diturunkan di Klaten untuk memberikan briefing serta evaluasi penanganan covid-19.

''Bupati, Kapolres, dan Dandim Klaten sudah bekerja secara maksimal. Tetapi, kita masih memberikan asistensi secara bersama-sama. Bahkan, saya dan Pangdam IV Diponegoro juga akan turun ke Klaten,'' pungkasnya. (JS/OL-10)


 

BERITA TERKAIT