22 July 2021, 07:26 WIB

Kepala BIN Gencarkan Vaksinasi Sambil Bagikan Sembako


mediaindonesia.com | Nusantara

KEPALA Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan meninjau kegiatan vaksinasi pelajar di SMPN 1 Kota Semarang dan masyarakat secara door to door di kelurahan Tambak Rejo, Gayem Sari, Semarang, Jawa Tengah, yang digagas BIN.

Budi Gunawan mengatakan program vaksinasi pelajar merupakan arahan Presiden Joko Widodo sebagai upaya menyelamatkan diri sendiri dan keluarga. “Selain bisa menyelamatkan diri, vaksinasi bisa menyelamatkan orang lain,” tutur Budi Gunawan di Semarang, Jawa Tengah, kemarin.

Adapun jumlah dosis vaksin yang diberikan di Semarang berjumlah 3.000 vaksin. Program vaksinasi itu juga sebagai akselarasi atau capaian program vaksinasi 3 juta dosis per hari dari pemerintah.
Dengan vaksinasi covid-19, seseorang bisa mencapai herd immunity. “Targetnya, kita mencapai herd immunity pada akhir 2021 sebesar 70%,” ungkapnya.

Budi Gunawan menambahkan Semarang dipilih sebagai tempat program vaksinasi karena bagian dari epicentrum serta memiliki tingkat vaksinasi yang cukup rendah. “Seperti diketahui, Jawa Tengah merupakan salah satu daerah dengan data positif tertinggi ketiga nasional, setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat,” jelasnya.

“Di sisi lain, khusus Jateng, orang yang divaksin masih rendah sehingga bapak Presiden menugasi BIN untuk turun agar angka-angka percepatan atau akselerasi vaksinasi di Jateng bisa tercapai,” sambung dia.

Budi Gunawan juga meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan agar penularan covid-19 di Tanah Air bisa ditekan, serta berharap dukungan seluruh masyarakat terkait vaksinasi covid-19.
“Kami sangat berharap dukungan dari seluruh masyarakat agar upaya dari pemerintah ini segera bisa mewujudkan herd immunity Indonesia atau tingkat kekebalan Indonesia mencapai 70% sebagaimana syarat dari WHO (Organisas Kesehatan Dunia),” tambahnya.

Bagikan sembako
Tidak hanya menggelar vaksinasi massal untuk pelajar dan door to door kepada masyarakat, Budi Gunawan juga membagikan 3.000 paket sembako untuk warga Semarang. Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Khusus di Jateng, BIN selain melaksanakan 3.000 vaksinasi, juga membagikan 3.000 paket sembako dan 3.000 paket vitamin. Semua ini ditujukan guna memperkuat klaster rumah tangga di rumah-rumah padat sekaligus mengurangi risiko-risiko kematian,” ucap Budi Gunawan.

Budi Gunawan juga menegaskan BIN akan terus bergerak menyasar daerah-da­erah epicentrum yang belum terjamak vaksinasi covid-19. “Kami akan melanjutkan te­rus (vaksinasi) karena setiap minggu kasus positif masih tinggi dan vaksin akan terus bertambah agar semua bisa divaksin,” ucapnya.

Terpisah, salah seorang warga RT 01 RW 08 Kelurahan Tambak Rejo, Semarang, Jawa Tengah, Pujiati, mengaku sangat senang dengan kunjungan dan program vaksinasi kali ini. “Saya ucapkan terima kasih sudah dibantu vaksinasi gratis, sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya. Kemudian, juga lebih lebih mudah tidak mengantre, serta dapat bantuan sembako juga,” ujarnya.

Senada, salah seorang warga penerima bantuan sembako di RW 13 Kampung Tambak Lorok, Semarang, Nurkhasanah mengatakan, bantuan yang diberikan sangatlah bermanfaat bagi dirinya dan keluarga. Apalagi, saat ini dirinya pun kesulitan mencari nafkah di tengah PPKM Darurat. “Sedang PPKM, jadi usaha juga macet. Alhamdulillah dapat bantuan,” pungkasnya. (RO/S3-25)

BERITA TERKAIT